Ilustrasi, prajurit TNI kontak tembak dengan anggota OPM. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Dua anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) tewas dalam kontak tembak dengan prajurit TNI di Kampung Nonggoloit, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Jumat (23/10/2026). Dari lokasi kejadian, aparat mengamankan uang tunai Rp88 juta, 18 HP, alat komunikasi, dokumen, hingga sejumlah senjata.

Kapen Koops TNI Habema Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna mengatakan, kontak senjata terjadi saat tim patroli menyisir lokasi untuk memastikan keselamatan warga. Namun, patroli tersebut berujung baku tembak setelah kelompok bersenjata melepaskan tembakan ke arah prajurit.

“Saat tim patroli menyisir lokasi untuk memastikan keselamatan warga, pihak lawan justru melancarkan provokasi tembakan terarah yang memicu pertempuran frontal,” ujar Letkol Inf Wirya dikutip dari iNews Sorong Raya, Sabtu (24/10/2026).

Selain uang tunai dan belasan HP, aparat menyita handy talky (HT), dokumen, atribut kelompok, dua pucuk senapan angin, senjata tajam, busur, serta anak panah dari OPM atau dikenal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu.

“Aparat juga mengamankan persenjataan yang ditinggalkan, meliputi dua pucuk senapan angin, senjata tajam, hingga busur beserta anak panahnya,” ucapnya.

Dia menuturkan, Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto telah menyampaikan, penindakan dilakukan untuk menjaga keamanan warga di wilayah Papua Pegunungan. Brigjen Riyanto menegaskan aparat akan menangani ancaman bersenjata secara tegas dan profesional.

"Setiap ancaman bersenjata terhadap keselamatan masyarakat dan aparat harus ditangani secara tegas dan profesional. Tujuan utama kami adalah menjaga keamanan agar warga dapat hidup tanpa rasa takut," tuturnya.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network