Aksi Perampokan Sadis dan Pemerkosaan Perempuan Paruh Baya di Sorong, Korban Trauma Berat (Foto: Ilustrasi/Ist)
Chanry Andrew Suripaty

SORONG, iNews.id - Aksi perampokan sadis dan pemerkosaan menimpa perempuan paruh baya di Kompleks Al Ma'arif, Jalan Tanjung Perak, Lorong Tiga,  Kelurahan Sawagumuk, Distrik Malaimsimsa, Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (9/6/2022). Pelaku yang ditangkap pun ditembak karena melawan.

Pelaku bernama Yulianus Warami alias Koil, alias kuntil (25) ditangkap kurang dari 1x24 jam. Tim Resmob Polres Sorong Kota yang dipimpin Aiptu Budi tak menunggu waktu lama untuk menangkap Yulianus. Residivis kelas kakap ini dibekuk di tempat persembunyiannya di salah satu sudut kota Sorong.

"Dalam waktu 1x24 Jam, Tim berhasil meringkus Tersangka di suatu tempat persembunyian. Untuk keterangan lainnya nanti langsung kepada Kasat Reskrim," kata Aiptu Budi di RSUD Selebe Solu, Kota Sorong, Kamis (9/6/2022) malam.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sorong Kota, Iptu Achmad Elyasarif Martadinata menjelaskan, polisi terpaksa melumpuhkan pelaku. Yulianus saat hendak ditangkap sempat mencoba melakukan perlawanan.

"Iya, jadi tidak lebih dari 1x24 kami, Tim kami dari Resmob berhasil menangkap pelaku berinisial YW. Dia terpaksa kami lumpuhkan karena saat hendak diamankan, yang bersangkutan mencoba melawan petugas. Karena sudah mengancam keselamatan petugas, terpaksa pelaku dilumpuhkan," katanya.

Lanjut Kasat Reskrim, kejadian perampokan disertai pemerkosaan di Kompleks Al Ma'arif, Jalan Tanjung Perak, ini dilaporkan sekitar pukul 5.00 WIT pagi tadi. Atas laporan terkait kasus pemerkosaan dan perampokan. Atas laporan tersebut, anggota Resmob langsung bergerak mencari pelaku.

"Iya, jadi atas laporan pagi tadi, terkait kasus perampokan dan pemerkosaan, di kompleks Al Ma'arif, Jalan Tanjung Perak, anggota kami (Tim Resmob) langsung bergerak untuk mencari pelaku," ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, pelaku sempat masuk ke dalam rumah korban dengan mengancaman terlebih dahulu terhadap korban. Bahkan, korban sempat dianiaya dan diikat lalu diperkosa. Korban berusia 50 tahun dan saat ini masih dalam kondisi trauma.

"Korban kemudian diikat lalu pelaku langsung melakukan Pemerkosaan terlebih dahulu. Selanjutnya pelaku menggasak sejumlah barang-barang di dalam rumah korban," ujarnya.

Dalam kasus ini, Yulianus dikenakan pasal berlapis di antaranya curas dan Pemerkosaan. Menurut catatan kepolisian setempat, Yulianus merupakan pelaku kejahatan dengan kekerasan yang sangat meresahkan masyarakat di Kota Sorong.


Editor : Nani Suherni

BERITA TERKAIT