JAYAPURA, iNews.id - Penyerangan terhadap polisi terjadi di Jalan Kota Baru, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua. Dalam kejadian itu Ba Urmin Provost Polres Tolikara Bripda Muhammad Sultan terkena panah di bagian paha kanan.
Kapolres Tolikara, AKBP Achmad Fauzan mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Selasa (12/12/2023) pukul 09.15 WIT. Saat itu, 13 personel Polres Tolikara sedang menjalankan tugas pengamanan terkait pencairan dana desa tahap II dan III serta BLT Triwulan I, II, III, dan IV tahun 2023 di Kantor DPMK.
“Permasalahan muncul ketika seorang warga dengan inisial LY mempertanyakan SK kepada Kepala DPMK, Noak Tabo yang menjawab bahwa hal tersebut akan diurus. Namun, beberapa jam kemudian, LY kembali dengan ancaman akan melakukan pemalangan jika tidak ada respons,” ujar AKBP Achmad Fauzan dalam keterangannya dikutip, Jumat (15/12/2023).
Dia menyampaikan, pada pukul 17.30 WIT situasi memanas saat LY kembali dengan 30 orang dan melakukan pemalangan menggunakan kayu, pohon serta membakar ban di depan Kantor Statistik yang berdekatan dengan kantor DPMK.
“Kejadian ini memicu partisipasi lebih banyak warga hingga massa bertambah menjadi sekitar 150 orang,” ucapnya.
Menurutnya, upaya negosiasi telah dilakukan oleh personel keamanan di bawah pimpinan Kasat Samapta Ipda Abu Bakar, didukung oleh TNI dan Brimob Gegana BKO Kabupaten Tolikara.
“Negosiasi tak diindahkan dan massa menolak membuka palang jalan dengan menghadapi personel keamanan secara anarkis. Upaya peringatan dengan tembakan ke udara diabaikan, dan dalam kekacauan itu, Bripda Muhammad Sultan terkena anak panah di bagian paha kanan,” katanya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait