MIMIKA, iNews.id - Aksi penembakan oleh orang tak dikenal terjadi di area Jayapura Ex Pontil, bekas lahan reklamasi Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) meninggal dunia.
Korban diketahui berinisial SM (49), karyawan Departemen Eksplorasi. Dia tewas setelah mengalami luka tembak di bagian kepala sebelah kanan yang tembus hingga telinga kiri.
Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona menjelaskan, penembakan terjadi saat korban bersama seorang saksi berinisial AM sedang melakukan pekerjaan di lokasi. Korban dan saksi saat itu sedang melakukan pengukuran water level di area Jayapura Ex Pontil menggunakan kendaraan operasional.
Setelah pekerjaan selesai, korban berada di bagian belakang kendaraan untuk merapikan peralatan kerja, sementara saksi berada di samping kendaraan.
Tidak lama kemudian saksi mendengar suara tembakan dan melihat korban sudah tergeletak bersimbah darah di atas kabin kendaraan. Saksi lantas segera melaporkan kejadian tersebut melalui radio komunikasi kepada Command Center untuk meminta bantuan.
Tim gabungan yang terdiri atas aparat keamanan, tim perusahaan serta medis kemudian menuju lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara serta mengevakuasi korban. Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit ISOS Tembagapura dan tiba sekitar pukul 10.40 WIT. Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
Personel Polsek Tembagapura yang dipimpin Wakapolsek Iptu Eksan Laane kemudian melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit serta melakukan identifikasi dan visum luar terhadap jenazah korban.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka tembak di kepala bagian kanan yang menembus hingga telinga kiri.
Sementara itu, aparat kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tembagapura Ipda Akhmad Y Wiratama bersama sejumlah anggota di area Grasberg.
Pada saat proses evakuasi dan pengamanan berlangsung, dilaporkan juga sempat terjadi kontak tembak antara personel Brimob Satgas Amole dengan kelompok bersenjata di sekitar lokasi kejadian. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan tersebut.
Dugaan sementara, penembakan dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata yang diduga masih berada di sekitar area Grasberg. Rencananya jenazah korban akan dipulangkan ke rumah duka di Bandung pada Kamis (12/3/2026) menggunakan pesawat Airfast.
Polres Mimika juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Aparat keamanan juga akan terus meningkatkan pengamanan serta melakukan langkah penegakan hukum guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Mimika, khususnya di Distrik Tembagapura dan sekitarnya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait