JAYAPURA, iNews.id - Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brgijen TNI JO Sembiring memimpin upacara bendera di SMP Negeri 1 Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (5/9/2022). Para siswa sebelumnya tak bisa bersekolah lantaran tanah sekolah tersebut disegel oleh pihak pemegang hak ulayat berdasarkan putusan pengadilan.
Upacara turut dihadiri Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf Richard Arnold Y. Sangari, Kapolres Jayapura Fredrickus W. A. Maclarimboen, dan para guru SMP Negeri 1 Sentani.
Di hadapan ratusan murid, Sembiring mengatakan dirinya sangat bahagia lantaran siswa serta para guru bisa kembali beraktivitas di sekolah.
"Saya bahagia, setelah melewati waktu yang sangat panjang dengan menerobos pengawalan berlapis saat kedatangan Presiden Jokowi kemarin akhirnya mereka berhasil dan presiden pun menindaklanjuti apa yang menjadi keinginan para siswa dan pendidik SMP 1 Sentani," ujar Sembiring.
Carles, salah seorang pelajar Kelas IX SMP Negeri 1 Sentani mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terutama Jokowi. Ia mengaku senang bisa kembali bersekolah.
“Jujur saya senang sekali, bisa kembali ke sekolah ini dan saya akan lebih rajin belajar meraih cita-cita, Terima kasih Pak Presiden,” ungkapnya.
Diberitakan, SMP Negeri 1 Sentani sempat disegel lantaran belum adanya pembayaran ganti rugi kepada pemilik tanah berdasarkan putusan pengadilan. Dampaknya, para pelajar bahkan guru harus rela menumpang ke sekolah lain untuk bisa melanjutkan kegiatan belajar mengajar.
Namun atas bantuan Jokowi, para siswa dapat kembali bersekolah per hari ini.
Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait