SORONG, iNews.id – Seorang anggota Polri menjadi korban pengeroyokan sejumlah pria mabuk setelah berusaha melerai perkelahian di Jalan F Kalasuat, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Korban yang mengalami sejumlah luka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi, hingga dua terduga pelaku ditangkap sekitar lima jam kemudian.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIT. Saat itu, korban berinisial RDSD sedang melintas di Jalan F Kalasuat untuk pergi berkuliah.
Kasi Humas Polresta Sorong Kota Ipda Didin mengatakan, korban melihat sekelompok orang sedang terlibat perkelahian. Dia kemudian berusaha melerai, tetapi justru menjadi sasaran pengeroyokan.
Akibat dikeroyok, korban mengalami sejumlah luka. Di antaranya luka pada bagian kepala, mulut, tangan, siku dan beberapa bagian tubuh lainnya. Polisi juga para terduga pelaku diduga berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) saat kejadian.
Seusai kejadian, korban mendatangi Polresta Sorong Kota untuk membuat laporan. Polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan mencari keberadaan para terduga pelaku.
Sekitar pukul 11.00 WIT, personel gabungan mendapat informasi bahwa sejumlah terduga pelaku masih berada di sekitar Jalan F Kalasuat. Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota AKP Afriangga U Tan kemudian memberikan arahan kepada personel untuk melakukan penangkapan.
Sekitar pukul 12.30 WIT, atau lima jam setelah kejadian, tim gabungan Resmob Mangewang Polresta Sorong Kota bersama Opsnal Paniki Polsek Sorong Timur dan Opsnal Macan Polsek Sorong Kota mengepung lokasi.
Polisi kemudian mengamankan dua terduga pelaku berinisial RJE dan JMB tanpa perlawanan. Keduanya ditangkap di Jalan F Kalasuat, Kelurahan Malaimsimsa, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, sebelum dibawa ke Mapolresta Sorong Kota untuk menjalani pemeriksaan.
Dalam pemeriksaan awal, RJE dan JMB disebut mengakui keterlibatan dalam pengeroyokan. Polisi menduga aksi tersebut dipicu rasa kesal dan marah karena korban berusaha menghentikan perkelahian.
Sementara itu, polisi masih memburu dua orang lainnya yang diduga terlibat, yakni AA dan BJ. Penyidik terus mengembangkan informasi untuk mengungkap peran masing-masing pihak dalam pengeroyokan tersebut.
“Setelah menerima laporan, personel langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua terduga pelaku. Saat ini proses pemeriksaan masih berlangsung dan kami juga masih melakukan pengejaran terhadap dua orang lainnya yang diduga terlibat,” ujarnya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait