Bupati Yahukimo Didimus Yahuli membenarkan pembatalan kunjungan Wapres Gibran. (Foto: Ist)

YAHUKIMO, iNews.id – Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Yahukimo yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (14/1/2026) dipastikan batal. Pembatalan dilakukan meski Pemerintah Kabupaten Yahukimo bersama TNI dan Polri telah menyiapkan rangkaian agenda dan pengamanan secara matang.

Sedikitnya tiga agenda utama telah disiapkan dalam kunjungan Wapres Gibran ke Yahukimo, mulai dari peninjauan Sekolah Kristen Yahukimo, layanan kesehatan di RSUD Dekai, hingga dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kotis Koramil 1715/Dekai. Bahkan, sejumlah pejabat daerah telah menunggu di Bandara Nop Goliat Dekai untuk menyambut kedatangan Wapres.

Bupati Yahukimo Didimus Yahuli membenarkan pembatalan tersebut. Dia menjelaskan, Wapres Gibran tidak dapat hadir karena adanya agenda kenegaraan penting di Jakarta.

“Dalam segala hal, apa yang Tuhan buat itu baik adanya. Hari ini kami semua sudah mengetahui bahwa Bapak Wakil Presiden tidak datang ke Yahukimo. Kami sudah bersama Danrem mengunjungi seluruh lokasi yang sebelumnya direncanakan akan dikunjungi beliau,” ujar Didimus, Rabu (14/1/2026).

Didimus menegaskan seluruh unsur daerah telah menyiapkan pengamanan maksimal untuk kunjungan Wapres Gibran ke Yahukimo. Namun, keputusan penundaan berada sepenuhnya di tingkat pusat.

“Semua pihak menerima dan memahami bahwa ini sudah terjadi. Kita tidak bisa menyalahkan siapa pun. Kami percaya di lain waktu Bapak Wakil Presiden akan berkunjung ke Dekai, Yahukimo,” katanya.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, serta seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah bekerja keras mempersiapkan agenda tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri, serta seluruh jajaran pemerintah daerah, Sekolah Kristen, rumah sakit, dan semua pihak. Jangan putus asa dan jangan kecewa, pasti akan ada waktu yang baik untuk kunjungan selanjutnya,” ucapnya.

Bupati Didimus menambahkan, kunjungan Wapres Gibran ke Yahukimo sejatinya diproyeksikan sebagai momentum percepatan pembangunan. Sejumlah program strategis telah disiapkan, seperti peningkatan RSUD Dekai dari tipe D ke tipe C, pembangunan stadion senilai Rp14 miliar, hingga pembukaan ruas jalan Dekai–Sumo–Wamena dan Dekai–Sumo–Urbio–Suru-Suru–Nduga.

Selain itu, program Makan Bergizi Gratis di wilayah 3T dan pengembangan pembangkit listrik tenaga air juga menjadi perhatian utama.

“Kami tidak kecewa. Kami bersyukur karena kesempatan kunjungan Wakil Presiden menjadi pemicu untuk menyiapkan program-program strategis demi percepatan pembangunan Yahukimo,” kata Didimus.

Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim secara resmi merekomendasikan penundaan kunjungan Wapres Gibran ke Yahukimo. Rekomendasi itu diberikan setelah analisis intelijen terkait perkembangan situasi keamanan di lapangan.

“Bapak Wakil Presiden memiliki keinginan yang sangat kuat untuk berkunjung ke Yahukimo demi menyapa masyarakat dan meninjau langsung progres pembangunan. Namun, saya selaku Komandan Satgas Pengamanan VVIP, berdasarkan penilaian situasi hingga pagi ini, menyarankan kepada Bapak Wakil Presiden untuk menunda kunjungan tersebut,” kata Amrin.

Pangdam menjelaskan, terdapat indikasi aktivitas kelompok tertentu yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan kelancaran kegiatan. Meski demikian, pemerintah pusat menegaskan komitmen pembangunan Yahukimo tetap berlanjut.

“Kunjungan akan dijadwalkan kembali setelah situasi dinyatakan sepenuhnya kondusif,” ujarnya.

Keterangan pers tersebut disampaikan Pangdam XVII/Cenderawasih di Bandara Internasional Frans Kaisiepo, Biak, didampingi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kapolda Papua Irjen Pol Petrus Patrige R Renwarin.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network