get app
inews
Aa Text
Read Next : Wapres Gibran Kunjungi Papua, Tinjau Infrastruktur di Nabire hingga Timika

5 Warga Hanyut Terseret Banjir di Tolikara Papua, 3 Masih Hilang

Rabu, 16 Januari 2019 - 12:39:00 WIT
5 Warga Hanyut Terseret Banjir di Tolikara Papua, 3 Masih Hilang
Ilustrasi banjir. (Foto: Okezone)

JAYAPURA, iNews.id – Lima orang dilaporkan hanyut terseret arus banjir yang melanda Kampung Dugi, Distrik Goyage, Kabupaten Tolikara, Papua. Dua orang ditemukan tewas sementara tiga lainnya masih hilang. Hingga kini, petugas dibantu warga terus melakukan pencarian korban yang masih hilang.

Hujan deras yang turun dalam dua pekan terakhir membuat air sungai meluap dan membanjiri kawasan tersebut sejak Senin (14/1/2019) lalu. Selain lima korban hanyut, ratusan warga terpaksa mengungsi setelah rumah yang mereka diami terndam banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Welliam R. Manderi mengatakan, dua korban hanyut yang ditemukan yakni Akiton Kogoya (12) dan Akis Wenda (9).

"Tiga orang yang belum ditemukan yakni Akitera Kogoya (3 bulan), Akina Wenda (38) dan Kiwena Murib (25)." kata Welliam, Jayapura, Rabu (16/1/2019) dini hari tadi.

Banjir juga berdampak pada beberapa rumah, satu sarana ibadah, satu sarana kesehatan, satu sarana perkantoran, lima hektare lahan pertanian, satu bangunan lain, dan 15 ternak.

Informasi yang dihimpun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat juga telah melaporkan kondisi ini ke Bupati Tolikara. BPBD bekerja sama dengan aparat TNI dan Polri setempat guna mencari warga yang dilaporkan hilang, serta untuk menyalurkan bantuan bagi korban banjir.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Kamal di Jayapura mengatakan, Bripka Abdul Haris pada Selasa (15/1/2019) memimpin pencarian korban terseret banjir yang belum ditemukan.

Selain membantu pencarian korban, anggota Brimob dan Polres Tolikara menyalurkan bantuan ke warga terdampak banjir yang daerahnya harus dijangkau dengan berjalan kaki sekitar dua jam karena jalanan rusak. “Mobil belum bisa melintas akibat rusaknya jalan akibat banjir yang melanda kawasan tersebut,” kata Kamal.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut