BMKG Minta Masyarakat Waspada Hoaks Gempa Susulan di Jayapura
JAYAPURA, iNews.id - Bencana gempa bumi Magnitudo 5,4 di Kota Jayapura, Papua rawan menimbulkan informasi hoaks. Seperti kabar beredar akan adanya gempa susulan besar yang meresahkan masyarakat.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura Yustus Rumakiek memastikan informasi yang beredar di masyarakat soal gempa susulan di Jayapura tidak benar (hoaks).
"Informasi gempa susulan itu tidak benar. BMKG tidak pernah memberikan pernyataan tersebut," katanya di Jayapura, Jumat (10/2/2023).
Menurutnya, hingga kini belum ada teknologi yang mampu untuk memprediksi parameter gempa bumi, seperti lokasi, waktu, kedalaman dan magnitudonya.
"Sehingga kami mengimbau kepada masyarakat di wilayah Jayapura agar tetap tenang serta waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan," katanya.
Dia meminta agar masyarakat dapat memastikan kondisi bangunan tempat tinggal kuat dan tahan gempa serta hindari beraktivitas di sekitar bangunan yang sudah rusak atau terlihat retakan.
"Pastikan jalur evakuasi dari dalam rumah ke luar rumah tidak terdapat penghalang yang dapat mempersulit evakuasi saat terjadi gempa bumi," ucapnya,
Dua juga berharap masyarakat dapat membuat rencana kedaruratan untuk level keluarga, seperti menyiapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, obat-obatan, pakaian secukupnya dan makanan siap saji.
"Masyarakat yang tinggal di lereng-lereng agar mewaspadai kemungkinan longsor akibat gempa bumi," ujarnya.
BMKG juga meminta seluruh masyarakat di Jayapura bisa memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan di media sosial Balai Besar MKG Wilayah V melalui Instagram dan twitter @InfoBMKGPapua.
Editor: Donald Karouw