get app
inews
Aa Text
Read Next : 14 OPM Tewas Kontak Tembak di Intan Jaya, Sebagian Lari ke Hutan Dikejar TNI

Brutal! Mobil Pikap Diberondong Tembakan KKB di Yahukimo Papua Pegunungan

Senin, 02 Februari 2026 - 11:03:00 WIT
Brutal! Mobil Pikap Diberondong Tembakan KKB di Yahukimo Papua Pegunungan
Petugas saat mengamankan mobil pikap yang diberondong tembakan oleh KKB atau dikenal OPM saat melintas di jalur KM 7, Kampung Maroku, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Minggu (1/2/2026). (Foto: Satgas Damai Cartenz).

JAKARTA, iNews.id - Mobil pikap berpenumpang tiga orang diberondong tembakan saat melintas di jalur KM 7, Kampung Maroku, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Insiden ini terjadi pada Minggu (1/2/2026) pukul 07.30 WIT. 

Polisi masih mendalami dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau dikenal Organisasi Papua Merdeka (OPM)yang sebelumnya terpantau beraktivitas di sekitar wilayah Logpon dan KM 7.
 
“Kami tidak ingin masyarakat hidup dalam rasa takut saat beraktivitas. Begitu laporan masuk, personel langsung bergerak mengamankan jalur dan memastikan warga selamat,” ujar Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol Faizal Ramadhani dalam keterangannya dikutip Senin (2/2/2026). 

Dia mengatakan, mobil pikap tersebut dikemudikan Abdul Kadir (42) dengan dua penumpang, yakni Peres Kusa (23) dan Luktar Pasomba (46). 

Saat melintasi lokasi, kata dia mereka melihat sekelompok orang bersenjata di sisi kiri jalan. Tak lama kemudian, beberapa kali tembakan terdengar mengarah ke kendaraan mereka.

Menurutnya, dalam kepanikan, Abdul Kadir langsung memacu kendaraan menjauh dari lokasi menuju arah Pelabuhan Logpon. Salah satu penumpang sempat melompat ke semak-semak untuk menyelamatkan diri sebelum akhirnya kembali bergabung setelah situasi dirasa aman. 

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat tetap waspada namun tidak panik.

“Kami meningkatkan patroli dan penjagaan di titik-titik rawan. Masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa, namun segera laporkan jika melihat hal mencurigakan. Informasi sekecil apa pun sangat berarti untuk mencegah kejadian serupa,” ucap Kombes Adarma.

Editor: Kurnia Illahi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut