BTS Dibakar KKB di Papua, Disdik: Pembelajaran Seharusnya Daring

Antara · Selasa, 12 Januari 2021 - 10:16:00 WIT
BTS Dibakar KKB di Papua, Disdik: Pembelajaran Seharusnya Daring
Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Dua base transceiver station (BTS) di Kabupaten Puncak, Pupua dibakar kelompok kriminal bersenjata. Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua mengharapkan BTS tersebut segera ditangani sehingga berfungsi kembali.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait mengatakan kini pembelajaran sedang membutuhkan jaringan internet sehingga kejadian itu sangat disayangkan.

"Karena masih menunggu, maka pembelajaran yang seharusnya daring harus dilaksanakan secara luring," katanya.

Menurut Christian, hal ini harus dilakukan agar proses belajar mengajar tidak tertinggal jauh sembari menunggu Kementerian Kominfo memperbaiki jaringan internet yang terganggu karena terbakarnya BTS.

"Kami mendorong agar prosesnya dapat segera dilakukan sehingga pendidikan di Kabupaten Puncak tidak terlampau jauh tertinggal," ujarnya.

Dia menjelaskan BTS itu sangat membantu karena jaringan internet juga membantu siswa untuk belajar di masa pandemi Covid-19 ini.

"Pembelajaran daring ini memang dipengaruhi sekali dengan jaringan internet sehingga diharapkan dapat segera diatasi," katanya lagi.

Sebelumnya, dua BTS di Kabupaten Puncak telah dibakar oleh oknum pada Kamis (7/1) yang mengakibatkan jaringan internet di wilayah setempat putus total, padahal masyarakat baru dapat menikmati jaringan 4G pada Desember 2020.

Editor : Nani Suherni