get app
inews
Aa Text
Read Next : Cuaca Buruk! 2 Kapal Karam di Perairan Sumut, 7 Orang Hilang

Cerita Indira Alaika Pendaki Selamat Tragedi Cuaca Buruk Puncak Carstensz Papua

Minggu, 02 Maret 2025 - 18:17:00 WIT
Cerita Indira Alaika Pendaki Selamat Tragedi Cuaca Buruk Puncak Carstensz Papua
Lilie Wijayati dan Elsa Laksono sudah bersahabat sejak SMP. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.idPendaki selamat dari tragedi cuaca buruk di Puncak Carstensz Pyramid, Papua, Indira Alaika mengungkapkan kesaksiannya. Dalam pendakian tersebut, dua pendaki tewas di Puncak Carstensz Pyramid, Minggu (2/3/2025). 

Kapolres Papua, AKBP Billy Hildiarto Budiman mengatakan, identitas kedua pendaki yang meninggal dunia yakni, Elsa Laksono dan Lillie Wijayanti Poegiono.

“Kedua pendaki itu meninggal diduga karena hipotermia,” kata Billy kepada awak media.
 
Selain kedua pendaki yang meninggal dunia, kata dia, masih tiga pendaki lain yang selamat yakni, Alvin Reggy, Saroni, dan Indira Alaika. 

Indira Alaika selamat dari cuaca ekstrem Puncak Carstensz. Ketiganya berhasil turun dari puncak meski mengalami hipotermia. 

Melalui Instagram, Indira Alaika menjelaskan kronologi lengkap kejadian tewasnya dua pendaki dalam rombongannya, yaitu Lilie Wijayati dan Elsa Laksono. 

Menurut Indira, perjalanan pendakian Puncak Carstensz kali ini diikuti oleh 5 pendaki warga negara Indonesia. Tiga orang selamat dan dua meninggal dunia. 

"Keduanya meninggal akibat cuaca yang sangat buruk, hujan salju, hujan deras, dan angin kencang sehingga menyebabkan hipotermia," ungkap Indira, dikutip Minggu (2/3/2025). 

Dua pendaki yang tewas yaitu Lilie Wijayati Poegiono dan Elsa Laksono. Terakhir ada di Teras 2 pada saat perjalanan turun dari Puncak Carstensz akibat cuaca yang sangat buruk, sehingga menyebabkan hipotermia. 

Tiga pendaki yang selamat terjebak dan terpaksa bermalam di area Summit Ridge dekat puncak hingga besoknya tim rescue datang. Tiga orang yang selamat adalah Indira Alaika, Alvin Reggy Perdana, dan Saroni. 

Rombongan berangkat dari Bandara Moses Kilangin Timika menuju basecamp Yellow Valley Carstensz Pyramid menggunakan helikopter. 

Sampai di basecamp Yellow Valley Carstensz Pyramid, rombongan melakukan aklimatisasi selama 2 hari. Rombongan melaksanakan kegiatan aklimatisasi dan latihan teknis hingga Teras 1 (Teknik ascending dan descending). 

Rombongan pendaki yang berjumlah 20 orang berangkat untuk melakukan summit dari basecamp Yellow Valley menuju Puncak Carstensz pukul 04.00 WIT (5 orang guide, 7 WNI pendaki, 6 WNA pendaki, dan 2 pendaki Taman Nasional Lorentz). 

Diadang Cuaca Buruk

Tim BC melakukan briefing untuk mengupayakan pertolongan terhadap korban dan sekitar pukul 20.45 WIT Nurhuda (Guide WNI) tiba di basecamp sendirian dengan gejala hipotermia, selanjutnya meminta bantuan kepada Tim BC. Beliau istirahat sebentar untuk kemudian naik membantu pendaki yang ada di atas.

Yustinus Sondegau (Guide lokal) berusaha naik untuk mencapai titik lokasi survivor yang berada di summit ridge korban atas nama Indira, Alvin Reggy, dan Saroni, dengan membawa bantuan emergency (sleeping bag), flysheet, air panas, dan radio. Tetapi upaya tersebut terhenti di teras besar karena cuaca semakin memburuk dan pada perjalanan turun, Yustinus bertemu dengan Luddy dan mendampingi Luddy hingga ke basecamp. Seluruh peralatan yang dibawa ditinggal di teras besar. 

Guide Nepal Dawa Gyalje Sherpa naik untuk memberikan pertolongan, tetapi terhenti di teras dua untuk memberikan pertolongan terhadap kedua korban, Lilie Wijayati dan Elsa Laksono yang kemudian meninggal dunia. 

Poxy (guide lokal) dan Damar (Guide) kembali mencoba naik ke teras dua untuk memberikan bantuan kepada korban, menghubungi basecamp dan melaporkan sudah memberikan pertolongan kepada kedua korban, namun korban Lilie dan Elsa dinyatakan meninggal dunia. 

Octerus (Guide) yang berkomunikasi dengan Poxy dan Dawa menginformasikan dari basecamp bahwa dua pendaki WNI atas nama Lilie Wijayati Poegiono dan Elsa Laksono yang berada di Teras Dua telah meninggal dunia. 

Huda (Guide) naik untuk mencoba menolong Indira, Alvin, dan Saroni yang berada di summit ridge. Huda mengabarkan bahwa mereka tiba di basecamp dan tidak sanggup lagi meneruskan ke titik posisi Indira, Alvin, dan Saroni. (Barang untuk melaksanakan emergency sudah disimpan di bawah summit ridge). 

Dibagi dua tim penyelamat, tim 1 terdiri atas tiga guide Internasional. Garret Madison, Tashi Sherpa, dan Ben Jones kembali mendaki untuk menyelamatkan Indira, Alvin, dan Saroni di Summit Ridge, dan tim 2 yaitu Dokter Adnan dan Meidi bergerak menuju korban di teras dua. 

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut