Ilaga Belum Kondusif Pascapenembakan KKSB, Puluhan Warga Kembali Mengungsi ke Timika

Nathan Making ยท Selasa, 01 Oktober 2019 - 16:30 WIB
Ilaga Belum Kondusif Pascapenembakan KKSB, Puluhan Warga Kembali Mengungsi ke Timika
Para warga yang mengungsi dari Ilaga, Kabupaten Puncak, tiba di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (1/10/2019). (Foto: iNews/Nathan Making)

MIMIKA, iNews.id – Puluhan warga Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, kembali mengungsi ke Kota Timika, Kabupaten Mimika, Selasa (1/10/2019). Warga mengungsi karena situasi di Ilaga belum kondusif pascateror penembakan oleh Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) yang mengakibatkan tiga warga sipil tewas.

Puluhan warga sipil dari Ilaga tiba di Bandara Moses Kilangin Timika Papua dengan menggunakan pesawat perintis. Warga mengaku masih takut dan trauma dengan peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu. Mereka khawatir jika tidak mengungsi, keselamatan mereka akan terancam meskipun aparat keamanan TNI Polri terus melakukan patroli rutin dan pengamanan ketat di Ilaga.

Warga yang mengungsi dari Ilaga, Kabupaten Puncak, tiba di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (1/10/2019). (Foto: iNews/Nathan Making)

 

Sejumlah warga juga mengaku sering mendengar bunyi tembakan. Sebagian besar warga sipil hingga kini masih mengungsi di pos TNI-Polri yang ada di Ilaga, Kabupaten Puncak.

“Masih banyak warga yang ingin ke Timika dan mereka masih di bandara. Tapi, karena keterbatasan pesawat, warga lainnya tidak bisa diangkut semua. Waktu ke bandara, kami dikawal ketat oleh aparat keamanan TNI-Polri,” kata pengungsi, Yanti.

BACA JUGA:

Pascapenembakan Warga oleh KKSB, Warga Kabupaten Puncak Papua Diungsikan ke Timika

Warga Korban Kontak Senjata antara KKSB-TNI di Mabugi Dievakuasi ke RSUD Timika

Sementara itu, warga pengungsi yang tiba di Timika langsung didata oleh petugas. Mereka dijemput oleh keluarga meraka yang ada di Timika. Tidak menutup kemungkinan masih ada warga lain yang akan mengungsi ke Timika.

Bupati Puncak Willem Wandik mengatakan, pascapenembakan warga oleh KKSB, banyak warga dan pegawai yang trauma. Karena itu, Pemkab Puncak memutuskan untuk mengungsikan warga dan pegawainya ke Kabupaten Mimika. Langkah tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pascakejadian itu.

“Timika lokasi yang paling dekat dengan Ilaga. Ini dilakukan agar situasi mereda. Kalau mereka tetap tinggal, pasti tidak tenang, baik pegawai, pedagang maupun saudara lainnya,” kata Bupati di Jayapura, Senin (30/9/2019).

Diketahui, KKSB menembak dua tukang ojek di sekitar Jembatan Gantung Muara, Kampung Amnunggi, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Kamis (26/9/2019) pukul 12.30 WIT. Lalu, pada Sabtu (28/9/2019) siang, anggota KKSB kembali menembak mati warga yang sehari-hari berjualan di dekat Bandara Ilaga.


Editor : Maria Christina