Jokowi Minta Papua dan 7 Provinsi Lain Diprioritaskan untuk Atasi Pandemi Covid-19

Felldy Utama ยท Senin, 13 Juli 2020 - 16:56:00 WIT
Jokowi Minta Papua dan 7 Provinsi Lain Diprioritaskan untuk Atasi Pandemi Covid-19
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta delapan provinsi di Indonesia menjadi prioritas untuk penanganan virus corona atau Covid-19. Salah satu provinsi yang membutuhkan penanganan lebih serius itu Papua.

Sementara tujuh provinsi lain, yakni Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Utara. Sebab, kasus penyebaran Covid-19 di provinsi-provinsi ini masih tinggi.

"Tetap kita memastikan concern 3T, yakni tracing, tracking, dan treatment. Dengan prioritas delapan provinsi Jatim, DKI Jakarta, Jabar, Sulsel, Jateng, Sumut dan Papua," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara yang disiarkan online, Senin (13/7/2020).

Jokowi mengatakan, jika memang daerah-daerah tersebut masih kekurangan laboratorium dan kapasitas rumah sakit, persoalan itu harus segera diselesaikan.

"Kalau memang kekurangan laboratorium dan kapasitas rumah sakit menjadi kendala, saya minta Kemenkes bisa menyampaikan kepada Menteri PU untuk segera diselesaikan," ujarnya.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi meminta pemeriksaan spesimen untuk penelusuran kasus positif Covid-19 dikebut sampai 30.000 per hari. Sebelumnya Jokowi menargetkan pemeriksaan 20.000 spesimen per hari dan target tersebut sudah tercapai.

"Untuk PCR test harus ditingkatkan dengan menambah jumlah lab-lab yang ada di daerah. Ditambah mobile lab PCR yang kita harapkan nantinya target sesuai yang saya sampaikan bisa tercapai 30.000," ucap Jokowi.

Jokowi ingin tracing, testing, dan isolasi mandiri dimasifkan untuk memutus mata rantai penularan virus corona. Sejurus dengan itu, fasilitas di rumah sakit juga harus ditingkatkan.

"Peningkatan fasilitas kesehatan rumah sakit khususnya kapasitas tempat tidur, alat pelindung diri (APD), obat-obatan, ventilator, dan kamar isolasi masih memerlukan tambahan untuk provinsi-provinsi yang tadi saya sebut," kata Jokowi.

Presiden Jokowi juga meminta pengendalian wilayah perbatasan lebih diperhatikan. Sebab, kasus penularan Covid-19 dari luar negeri terus meningkat.

"Pengendalian wilayah perbatasan dan perjalanan lintas wilayah harus jadi perhatian lagi. Karena imported cases dari luar negeri meningkat," katanya.

Selain itu, Jokowi mengingatkan aparat, maupun tokoh masyarakat untuk selalu mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan terkait Covid-19. Dia meminta agar komunikasi dilakukan dengan baik.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: