Kalah di Pileg, Oknum Caleg di Raja Ampat Usir Warga dari Tanahnya

Chanry Andrew Suripatty ยท Sabtu, 27 April 2019 - 18:10 WIB
Kalah di Pileg, Oknum Caleg di Raja Ampat Usir Warga dari Tanahnya
Papan berisi peringatan kepada warga untuk mengosongkan lahan di Kimindores, Kelurahan Sapordanco, Kabupaten Raja Ampat, Papua, Sabtu (27/4/2019). Tanah itu diketahui milik seorang caleg. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

WAISAI, iNews.id – Seorang oknum calon legislatif (caleg) di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua, mengusir para warga yang mendiami tanahnya di Kimindores, Kelurahan Sapordanco. Warga menduga caleg tersebut kecewa setelah gagal lolos menjadi anggota DPRD Kabupaten Raja Ampat pada Pemilu Legislatif (Pileg) 17 April 2019 lalu.

Pengusiran itu dilakukan secara tidak langsung lewat papan yang dipasang di tengah-tengah permukiman. Warga yang mendiami tanah oknum caleg itu diperkirakan sekitar 20 kepala keluarga (KK). Mereka yang tinggal di gubuk di pinggir pantai, terpaksa harus segera angkat kaki dari lahan tersebut.

Dari pantauan di lokasi lahan seluas sekitar 1 hektare (ha) itu, papan tersebut bertuliskan kalimat, “Kode Keras!!! Perhatian!!! Bagi Yang Tempati Pantai Kimindores Segera Dikosongkan Batas Waktu Akhir Bulan Ini. Tertanda Pemilik Lahan.”

BACA JUGA:

Belasan Caleg Depresi Ikut Pengobatan di Padepokan Maung Bodas Ciamis

Timses Caleg di Cirebon Depresi, Tagih Kembali Paket Sembako ke Warga

Papan itu juga dilengkapi dengan tanda tangan dari pemilik lahan yang diketahui seagai caleg salah satu parpol. Tak hanya menghadap ke arah bagian Timur, papan pengumuman untuk segera mengosongkan lahan pantai Kimindores juga terpampang ke Barat dan ditempelkan di tiang besar.

Warga Kelurahan Sapordanco Kimindores mengatakan, papan pengumuman untuk segera mengosongkan lahan tersebut ditancapkan satu hari setelah Pileg 17 April 2019. Warga menduga, mereka diminta mengosongkan lahan itu karena sang caleg pemilik lahan berinisial SLM, kecewa atas hasil Pileg lalu.

Dari hasil penghitungan surat suara, diketahui hanya ada dua untuk oknum caleg yang maju dari Dapil 1 Raja Ampat itu. Saat masa kampanye Pemilu 2019, caleg tersebut juga pernah datang mengutarakan niatnya maju sebagai anggota DPRD kepada warga Kelurahan Sapordanco Kimindores.

“Secara pasti, kami memang belum mengetahui apa alasannya memaksa untuk mengosongkan tanah ini. Tetapi kalau dilihat, pasti ini berkaitan dengan Pemilu Legislatif 2019. Karena sesudah pemilu, dia datang keluar masuk rumah di Kimindores. Tidak lama kemudian dia langsung tempelkan tulisan itu,” kata Ketua RT 01 Kelurahan Sapordanco Kimindores Sidik Macap, Sabtu (27/4/2019) sore.

Saat ini, puluhan KK yang tinggal di lahan milik caleg tersebut hanya bisa pasrah. Mereka siap meninggalkan gubuk mereka dalam waktu dekat, sesuai dengan pengumuman yang ditempelkan pemilik lahan di papan.

“Tidak ada alasan lagi untuk tinggal di sini. Kami harus keluar sebab dia (oknum caleg) yang punya tempat. Kami pun tidak bisa bilang apa-apa, apalagi melawan,” kata Sidik Macap.


Editor : Maria Christina