Kasus Pemukulan Anggota TNI di Boven Digoel Masih Diinvestigasi

Antara ยท Senin, 14 September 2020 - 13:05 WIT
Kasus Pemukulan Anggota TNI di Boven Digoel Masih Diinvestigasi
Proses investigasi TNI. (Foto: Dok iNews).

JAYAPURA, iNews.id - Investigas kasus pemukulan anggota TNI di Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua, tak akan ditutup-tutupi. Apalagi peristiwa ini menyebabkan korban tewas.

Kapendam XVII Cenderawasih, Letkol Arm Reza Nut Patria mengatakan, masih menunggu hasil investigas anggota di lapangan. Pelaku yang terlibat akan diproses hukum, dan kasusnya tak akan ditutup-tutupi.

"Bila ada anggota TNI yang terlibat akan diproses sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku," kata Letkol Arm Reza Nut Patria di Kota Jayapura, Papua, Minggu (14/9/2020).

Dandrem 174/ATW Brigjen TNI Bangun Nawoko ditunjuk memimpin investigasi kasus dugaan pemukulan terhadap warga yang dilakukan anggota TNI saat sweeping masker.

"Kami masih menunggu laporan hasil investigasi tersebut," ujar dia.

Sebelumnya seorang warga Distrik Jair, Oktaviabus Batere Warip, tewas diduga akibat dianiaya oknum anggota TNI. Insiden ini terjadi pada Jumat (24/7/2020) lalu saat sweeping masker.

Kasus ini berawal saat ada laporan warga yang kemalingan di rumahnya. Anggota TNI kemudian menangkap pelaku dan menginterogasinya. Belum diketahui motif penganiayaan yang menyebabkan korban tewas.

"Harusnya setelah mengamankan pelaku langsung diserahkan ke polisi. Keberadaan anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Pamtas adalah menjaga wilayah perbatasan," kata Brigjen TNI Bangun Nawoko.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal