Kebakaran Tragis di Sorong, 3 Anak Tewas
SORONG, iNews.id - Rumah di Sorong, Papua Barat Daya, terbakar pada Rabu (11/3/2026) dini hari. Dalam peristiwa tersebut, tiga anak tewas terbakar di dalam rumah.
Insiden kebakaran terjadi di kompleks belakang Taman Makam Pahlawan Tri Jaya Sakti, Kota Sorong, pukul 01.30 WIT. Saat kejadian, kedua orang tua korban tidak berada di rumah.
Ibu korban sedang berlayar untuk berdagang asongan, sedangkan ayah korban keluar rumah untuk bertemu temannya. Tiga anak yang tewas, yaitu Iren Latuharhary (14), pelajar kelas I SMP, Pangeran Latuharhary (6), siswa kelas I SD serta Antoni Latuharhary (1).
Sementara dua saudara mereka selamat, yakni Imanuel Latuharhary (5) dan Diran Latuharhary (4). Diduga ketiga korban sedang tertidur lelap saat kebakaran terjadi sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.
Isak tangis keluarga pecah di kamar jenazah RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong, saat kerabat melihat kondisi jenazah korban yang hangus terbakar. Ayah korban juga sempat hampir diamuk massa oleh keluarga dan warga ketika tiba di kamar jenazah.
Ketua RT 01/RW 05 Kelurahan Koferbuk, Ruben Isir mengatakan bahwa kebakaran terjadi saat sebagian besar warga sedang tertidur.
Dia juga menyebut lokasi rumah yang terbakar cukup jauh dari permukiman warga dan berada di bawah kaki gunung, sehingga proses pemadaman api sulit dilakukan.
"Tiga korban, yaitu dua laki-laki dan satu perempuan. Mau melakukan pemadaman juga setengah mati karena rumah jauh ada di bawah kaki gunung," kata Ruben.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Sorong Kota, AKP Afriangga U. Tan mengatakan, masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.
Dari informasi awal, kebakaran diduga dipicu oleh salah satu anak yang bermain korek api. Tim identifikasi Satreskrim Polresta Sorong Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari lokasi kebakaran, polisi menemukan sejumlah serpihan tulang dan tengkorak korban serta gelang yang masih melingkar di pergelangan tangan salah satu jenazah.
Olah TKP dilakukan dengan menyisir seluruh bagian rumah yang terdiri atas dua kamar tidur, ruang tamu, ruang tengah dan dapur. Polisi juga mengumpulkan berbagai barang bukti guna memastikan penyebab kebakaran yang menewaskan tiga anak tersebut.
"Kita masih lakukan pemeriksaan mendalam penyebabnya apa terus kondisi lungkungannya seperti apa begitu juga saksi-saksi yang lain," ujar AKP Afriangga.
Editor: Kurnia Illahi