Kelompok Separatis Klaim Sandera Prajurit TNI dan Istri di Puncak Jaya

Chanry Andrew Suripatty ยท Rabu, 20 Juni 2018 - 17:47:00 WIT
Kelompok Separatis Klaim Sandera Prajurit TNI dan Istri di Puncak Jaya
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id – Seorang anggota TNI dari kesatuan Batalyon Infanteri Raider Khusus 753/Arga Vira Tama atau Yonif Raider Sus 756/AVT Nabire bersama istri, Darius dan Mega, dikabarnya disandera kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Puncak Jaya, Papua. Penyanderaan itu sudah berlangsung semenjak 3 Juni 2018.

Kelompok yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengklaim telah menangkap Darius dan Mega di Kali Yambi, wilayah Kumagi. Mereka saat ini disandera di Markas TNPB-OPM.

"Keduanya (suami-istri) ditangkap oleh pasukan kami,” kata Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sembom, Rabu (20/6/2018).

Dia mengatakan, keduanya sudah ditahan selama dua pekan. "Mereka (TNI) tidak ada reaksi sama sekali untuk upaya pembebasan anggota mereka dan isterinya," ujarnya.

Dalam penyanderaan itu, TNPB-OPM menuntut pertukaran tahanan antara Darius dan Mega dengan Yogor Telenggen, yang ditahan polisi beberapa waktu lalu. Menurutnya, kondisi kedua sandera sehat serta mendapat makan dan minum setiap hari.

“Kami tidak memberikan batas waktu. Tuntutan kami hanya adanya pertukaran sandera dengan salah satu pimpinan kami Yogor Telenggen yang ditahan polisi,” ujar Sebby.

Dia melanjutkan, Darius dan Mega ditangkap TPNPB saat keduanya sedang mandi di sebuah kali di daerah Kumagi. Dari pemeriksaan, ditemukan kartu anggota TNI milik Darius. “Kami tak akan melepaskan sandera ini, kecuali adanya pertukaran tahanan,” ujarnya.

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George Supit belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan. Demikian pula dengan Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muh Aidi yang belum mengonfirmasi apapun soal klaim tersebut.

Editor : Donald Karouw