Kontak Senjata di Mugi Kabupaten Nduga Papua, Anggota KSB Lari Berhamburan

Donald Karouw ยท Rabu, 24 Juli 2019 - 12:35:00 WIT
Kontak Senjata di Mugi Kabupaten Nduga Papua, Anggota KSB Lari Berhamburan
Barang buktiBarang bukti ratusan amunisi kaliber 5,56 mm dan 7,62 mm yang ditemukan dari honai tempat KSB bersembunyi di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua. (Foto: IST)

JAYAPURA, iNews.id – Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) Papua menyerang Pos TNI di wilayah Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (23/7/2019) pagi sekitar pukul 05.40 WIT. Pasukan TNI yang siaga melakukan perlawanan sehingga terjadi kontak tembak. Perlawanan itu membuat para anggota KSB pun lari berhamburan.

Kapendam XVII/Cen Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, saat kejadian, cuaca masih gelap dan berkabut akibat hujan gerimis. Tiba-tiba dari arah yang tidak terduga, muncul serangan mendadak dari KSB. Kekuatan penyerang diperkirakan antara 15-20 orang dan teridentifikasi dari kelompok Egianus Kogoya.

“Karena pasukan dalam keadaan siaga, maka dilaksanakan perlawanan balas tembakan sehingga KSB melarikan diri secara berpencar. Pasukan TNI dibagi dua kekuatan sebagian mengamankan pos, sedangkan satu Tim kekuatan 10 orang melaksanakan pengejaran,” kata Kolonel Inf Muhammad Aidi dalam keterangan tertulis, Rabu (24/7/2019).


Kapendam mengatakan, dari hasil pengejaran ditemukan banyak jejak yang mengarah ke berbagai arah. Namun, ada satu jejak cukup besar yang mengarah ke suatu tempat. Pasukan TNI kemudian menelusuri jejak tersebut yang ternyata mengarah ke sebuah honai atau rumah adat Papua. Jaraknya sekitar 2,5-3 km dari kedudukan Pos TNI.

Saat pasukan TNI berusaha mendekati honai tersebut, tiba-tiba sekitar 5 orang KSB berhamburan keluar dan melarikan diri ke arah semak belukar di belakang honai, yang ternyata jurang dan tertutup semak belukar yang rimbun.

“Pasukan TNI melancarkan tembakan secara terbidik dan melanjutkan pengejaran. Namun, KSB berhasil meloloskan diri dengan cara berhamburan masuk jurang yang tertutup semak belukar,” katanya.

Selanjutnya pasukan TNI memeriksa honai dan menemukan barang bukti berupa satu pucuk pistol standar militer kaliber 9 mm, tiga buah handy talkie (HT), satu GPS, tiga buah magazen, serta ratusan munisi kaliber 5,56 mm dan 7,62 mm.

“Sementara di luar honai ditemukan ceceran darah cukup banyak mengarah ke jurang. Belum dapat dipastikan apakah ada korban jiwa dari KSB karena mayatnya. Pengejaran tidak dilanjutkan karena faktor keamanan,” kata Kapendam.

Kapendam mengatakan, pasukan TNI masih bertahan melaksanakan pengamanan di sekitar honai tempat ditemukannya barang bukti. Namun, seluruh personel dilaporkan dalam keadaan selamat, baik yang melaksanakan pengamanan di pos maupun yang mengejar anggota KSB.

Editor : Maria Christina