Kronologi Pemukulan Oknum Polisi saat PSU di Nabire, Berawal ketika Pemilih Protes

Donald Karouw ยท Jumat, 30 Juli 2021 - 11:10:00 WIT
Kronologi Pemukulan Oknum Polisi saat PSU di Nabire, Berawal ketika Pemilih Protes
Suasana warga menyalurkan hak pilih pada Pemungutan Suara Ulang Pilkada Nabire yang berlangsung Rabu (28/7/2021) di 304 TPS. (Foto: Bawaslu Papua)

JAYAPURA, iNews.id – Dua orang oknum polisi melakukan pemukulan kepada pemilih saat Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kampung Wonorejo TPS 7, Kabupaten Nabire, Papua. Kejadian ini berawal saat ada warga yang protes di TPS.

Rekaman video oknum polisi mengamankan warga dan melakukan pemukulan ketika PSU di Kampung Wonorejo TPS 7 viral di media sosial. Saat ini, kedua oknum anggota Polri tersebut sudah diperiksa Propam Polres Nabire.

Dalam video tersebut, tampak seorang warga dibawa dua polisi berseragam lengkap menuju ke kendaraan petugas. Saat akan diangkut ke dalam truk, salah satu oknum polisi mendorong dan beberapa kali memukul kepala warga tersebut.

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri menyampaikan, kedua anggota tersebut yakni berinisial YW dan TR. Dia telah memerintahkan Propam Polres Nabire untuk menahan mereka.

"Kronologi kejadian saat PSU Pilkada Nabire tersebut ada ketidakpuasan salah satu pemilih atas nama Nicolaus Mote yang memprotes di TPS. Sehingga ada respons dari anggota Polres Nabire agar PSU bisa berjalan lancar dan aman," ujar Kapolda, Kamis (29/7/2021).

Dia menambahkan, anggota Polres Nabire cukup sigap dan tegas mengamankan warga demi keamanan PSU tersebut. Namun dia sangat menyayangkan sikap dan tindakan kedua anggota yang dinilai berlebihan.

Kapolda menuturkan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Selaku pimpinan di wilayah hukum Polda Papua, dia tidak akan memberikan peluang bagi anggota yang melakukan hal-hal atau tindakan berlebihan terhadap masyarakat. Tegas boleh tapi tidak dengan kekerasan.

“Untuk saat ini anggota Polres tersebut sudah saya perintahkan untuk segera ditahan dan dilakukan pemeriksaan dan dibawa ke sidang,” ujar Kapolda.

Diketahui, PSU Nabire diikuti tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni Paslon Nomor Urut 01 Yufinia Mote-Muhammad Darwis dan Paslon Nomor Urut 02 Mesak Magai-Ismail Djamaludin.

Kemudian, Paslon Nomor Urut 03 Fransiscus Xaveriu. Jumlah pemilih sebanyak 86.064 orang yang menyalurkan suaranya di  304 TPS tersebar di 15 distrik.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Follow Berita iNewsPapua di Google News

Bagikan Artikel: