Mahasiswa Dikeroyok hingga Tewas di Hawai Jayapura, 2 Pelaku Ditangkap
JAYAPURA, iNews.id - Aksi cepat dan tegas ditunjukkan Sat Reskrim Polres Jayapura dalam mengungkap kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan seorang mahasiswa di kawasan Hawai, Kabupaten Jayapura. Dua pelaku berhasil diringkus di depan Bank Mandiri Sosial, Kabupaten Jayapura, Selasa malam (21/4/2026) pukul 22.00 WIT
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali menjelaskan proses penangkapan berjalan tanpa hambatan. Tim melakukan pemantauan dan pembuntutan intensif di lapangan sebelum penyergapan.
“Tim Opsnal Sat Reskrim bergerak berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan. Setelah memantau dan membuntuti, dua pelaku berhasil diamankan saat berada di lokasi tersebut tanpa perlawanan,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan dari laporan polisi Nomor LP/B/242/III/2026/SPKT/Polres Jayapura/Polda Papua tertanggal 9 Maret 2026. Tim sebelumnya sempat menyisir wilayah Yahim sebelum akhirnya menemukan titik keberadaan pelaku di BTN Matoa.
Dari hasil interogasi awal, kedua pelaku mengakui keterlibatan dalam aksi pengeroyokan yang terjadi di depan Lapangan Futsal Bustomi, kawasan Hawai Sentani. Insiden bermula dari adu mulut antara korban dan pelaku.
Peristiwa itu terjadi saat korban dan para pelaku sama-sama melintas sepulang dari acara goyang (Kewa) sekitar pukul 05.30 WIT. Situasi yang memanas kemudian berujung pada aksi kekerasan secara bersama-sama.
Korban diketahui berinisial EA (23) mahasiswa yang berdomisili di BTN Puskopad Hawai Sentani. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka serius hingga akhirnya meninggal dunia.
Dua pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial GS (25) dan AJ (24). Sementara itu, dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Para pelaku sudah mengakui perbuatannya. Saat ini keduanya telah diamankan di Mapolres Jayapura untuk proses hukum lebih lanjut,” katanya.
Polisi juga terus melakukan pengembangan, termasuk mencari barang bukti yang diduga telah dibuang di sekitar lokasi kejadian. Upaya pengejaran terhadap pelaku lain masih terus dilakukan.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terpancing emosi.
“Setiap permasalahan ada jalannya. Kekerasan bukan solusi, justru akan membawa konsekuensi hukum yang berat,” ucapnya.
Editor: Donald Karouw