Masa Tanggap Darurat Covid-19 di Papua Diperpanjang hingga Akhir Juli

Antara ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 06:39 WIB
Masa Tanggap Darurat Covid-19 di Papua Diperpanjang hingga Akhir Juli
Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal menyampaikan hasil rapat koordinasi pembatasan aktivitas masyarakat. (Foto: Antara)

PAPUA, iNews.id - Pemerintah Provinsi Papua akhirnya memperpanjang masa tanggap darurat Covid-19 hingga 31 Juli mendatang. Dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat Covid-19 maka bupati/wali kota di lima wilayah adat bertanggungjawab sebagai pengendali dalam penanganannya.

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengatakan, perpanjangan ini merupakan kebijakan PSDD tahap VII dan relaksasi kontekstual tahap III.

"Pemprov Papua mendukung penanganan Covid-19 di kabupaten/kota secara selektif, serta memberdayakan dan meningkatkan partisipasi masyarakat bekerjasama lintas sektor dengan tokoh agama, adat dan masyarakat," kata Klemen, Sabtu (4/7/2020).

Selain itu, kata Klemen, dalam masa tanggap darurat ini akan dilakukan penguatan dan kemandirian masyarakat dengan membangun potensi dan keunggulan masyarakat.

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta saling membantu dan gotong royong melalui pembentukan kampung tangguh dan RT/RW tangguh Covid-19.

"Serta mengefektifkan Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan umum," katanya.

Klemen juga meminta agar rumah sakit tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat termasuk bagi yang tidak terjangkit Covid-19.

"Rumah sakit baik milik pemerintah maupun mitra wajib mendukung penanganan Covid-19 tanpa melalaikan fungsi pelayanan umum atau pelayanan gawat darurat bagi pasien non Covid-19 sesuai protokol kesehatan," katanya.

Jumlah warga yang positif Covid-19 di Papua saat ini tercatat 1.906 orang dengan 987 orang dirawat dan 901 orang dinyatakan sembuh. Tercatat 17 dari 29 kabupaten dan kota di Papua yang terjangkit Covid-19.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto