Menpan RB Pastikan ASN di Papua Aman Pascakerusuhan dan Demonstrasi Anarkistis

Yoel Yusvin · Sabtu, 31 Agustus 2019 - 05:02:00 WIT
Menpan RB Pastikan ASN di Papua Aman Pascakerusuhan dan Demonstrasi Anarkistis
Menpan RB Syafruddin menjelaskan kondisi ASN di Provinsi Papua dan Papua Barat, saat dan pascakerusuhan dan demonstrasi anarkistis, Jumat (30/8/2019). (Foto: iNews/Yoel Yusvin)

MAKASSAR, iNews.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin memastikan sampai saat ini kondisi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di berbagai daerah di Provinsi Papua dan Papua Barat masih aman, pascakerusuhan dan demonstrasi anarkistis. Namun, aktivitas pelayanan pemerintah di beberapa daerah yang rawan terpaksa ditunda.

Syafruddin mengatakan, pemerintah terus memantau aktivitas ASN di kedua provinsi itu lewat Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dari hasil monitoring, meskipun massa yang berdemonstrasi merusak sejumlah perkantoran, tidak ada ASN yang mengalami masalah dan cedera.

“Informasi dari BKN tadi, di pusat kita punya monitoring system kepada seluruh ASN di Indonesia, termasuk di Papua. Kondisi ASN di Papua masih aman,” kata Syafruddin di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (30/8/2019).

Syafruddin mengungkapkan, pihaknya juga langsung mengambil kebijakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dengan meliburkan ASN di daerah yang dinilai rawan. Hal ini dilakukan pada ANS di Abepura, Jayapura, ari ini, pascademonstrasi anarkistis pada Kamis (29/8/2019). Sebelumnya, ASN juga diliburkan di Kabupaten Deiyai, Papua, pada Kamis (28/8/2019), pascakerusuhan pada Rabu (27/8/2019).

“ASN juga sudah diantisipasi dan sudah di-backup oleh aparat keamanan. Sampai saat ini, ASN tidak ada yang masalah, tidak ada yang cedera,” kata Syafruddin.

Menurut Menpan RB, di tempat yang rawan, aktivitas pelayanan pemerintah memang ditunda. Sementara di lokasi yang dinilai masih aman, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

“Aktivitas tentu di tempat-tempat yang rawan ditunda. Tapi, di tempat-tempat yang aman, pelayanan kepada masyarakat masih berjalan dengan lancar,” katanya.

Untuk mengantisipasi jika kondisi terburuk terjadi, pemerintah juga telah melakukan sejumlah langkah antisipasi. Pemerintah berharap kondisi di Papua dan Papua Barat segera kondusif agar pelayanan terhadap masyarakat berjalan lancar.

“Mudah-mudahan ini bisa dikendalikan secepatnya. Sekaligus saya mengimbau saudara-saudara kita di Papua untuk kembali normal, kembali terkonsolidasi dengan baik. Aparat kemanan bisa bekerja sama dengan masyarakat. Jangan terjadi benturan karena nanti yang rugi anak bangsa sendiri,” katanya.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: