get app
inews
Aa Text
Read Next : Jejak Kejahatan Anggota KKB Iron Heluka, Pembakar Gedung Samsat Yahukimo

MPR Minta Polda Papua Bongkar Jaringan Pemasok Amunisi ke KKB

Rabu, 06 Juli 2022 - 18:24:00 WIT
MPR Minta Polda Papua Bongkar Jaringan Pemasok Amunisi ke KKB
Ketua MPR Bambang Soesatyo atau biasa disapa Bamsoet. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Polda Papua diminta menginvestigasi dugaan warga sipil sebagai pemasok amunisi ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Aparat dinilai harus memberikan sanksi tegas terhadap oknum penyuplai amunisi tersebut.

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan, aparat juga harus mengungkap motif ataupun latar belakang serta pelaku intelektual di belakangnya.

"Meminta Polda Papua untuk menginvestigasi guna membongkar jaringan pemasok amunisi tersebut," ujar Bambang di Jakarta, Rabu (6/7/2022.

Politikus Golkar yang biasa disapa Bamsoet itu juga meminta komitmen dari aparat, TNI maupun Polri untuk segera menuntaskan permasalahan terkait KKB. 

Salah satunya, kata dia dengan mempersempit ruang gerak dan terus melakukan investigasi mendalam guna mengungkap keseluruhan jaringan pemasok amunisi serta senjata api ke KKB.

"Serta memberikan sanksi tegas terhadap oknum penyuplai amunisi ke KKB, disamping terus berupaya agar diketahui motif ataupun latar belakang serta pelaku intelektual di belakangnya," katanya.

Menurutnya, Pemprov Papua dan TNI/Polri harus menjaga keamanan di Papua, khususnya menumpas aksi-aksi KKB, termasuk memutus rantai pemasok senpi dan aliran dananya.

"Hal ini perlu agar dapat mempersempit ruang gerak KKB yang kerap melakukan aksi teror bersenjata yang meresahkan masyarakat Papua," ucapnya.

Sebelumnya, Direktorat Reskrimum Polda Papua menangkap kembali seorang warga sipil terkait dugaan sebagai pemasok amunisi ke kelompok bersenjata di Papua. Kedua warga sipil yang sudah ditahan itu, masih diperiksa guna mengungkap jaringan mereka.

M ditangkap di Elelim, Kabupaten Yalimo, bersama 615 peluru berbagai kaliber, yang akan dipasok ke kelompok bersenjata Nduga yang dipimpin Egianus Kogoya yang saat ini diduga kekurangan amunisi.

Editor: Kurnia Illahi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut