Nakes Gugur Jadi Korban Kekerasan KKB di Papua, Kemenkes dan IDI Berduka

Antara · Jumat, 17 September 2021 - 00:28:00 WIT
Nakes Gugur Jadi Korban Kekerasan KKB di Papua, Kemenkes dan IDI Berduka
Unggahan IDI yang berduka atas meninggalnya nakes jadi korban KKB di Papua. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia (ID) menyampaikan duka cita dan menyesalkan peristiwa kekerasan dialami tenaga kesehatan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Dalam peristiwa ini, seorang nakes gugur, empat luka-luka dan satu masih proses evakuasi.

''Kami sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi, sehingga saudari Gabriela Meilan gugur dalam melaksanakan tugas,'' ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Widyawati, Kamis (16/9/2021) malam.

Kemenkes sebelumnya menerima informasi dari Polda Papua terkait dengan tindakan kekerasan yang melibatkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap 10 nakes. Sebanyak delapan orang kini sudah memperoleh perlindungan di pos TNI.

"Sebelumnya dua orang tenaga kesehatan dinyatakan ditahan KKB, namun setelah pencarian oleh TNI-Polri, satu orang ditemukan dalam keadaan hidup dan satu lagi dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini masih menunggu proses evakuasi," katanya.

Widyawati berterima kasih atas tindakan cepat dari TNI-Polri dalam menemukan kedua korban dan berharap aparat terkait dapat menindak tegas para pelaku.

''Tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam menjamin pelayanan kesehatan masyarakat sehingga keselamatan mereka menjadi hal yang utama. Terlebih lagi Indonesia masih berperang melawan pandemi Covid-19, peran tenaga kesehatan sangat krusial,'' katanya.

Selanjutnya, Kemenkes akan berkoordinasi dengan polisi untuk mendapatkan informasi perkembangan dari kasus tersebut.

Sementara itu duka cita juga disuarakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melalui akun Instagram @ikatandokterindonesia, Kamis malam.

Akun dengan 126.000 pengikut itu memposting pita hitam sebagai visualisasi rasa duka cita serta #SaveNakesIndonesia dan #KamiBukanTarget.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: