Pangdam Kasuari: Penanganan Covid Termasuk Operasi Militer Selain Perang

Antara ยท Rabu, 18 Agustus 2021 - 17:00:00 WIT
Pangdam Kasuari: Penanganan Covid Termasuk Operasi Militer Selain Perang
Pangdam Kasuari Mayjen TNI Cantiasa saat peringatan HUT ke-76 RI di Manokwari. (Foto: Antara).

MANOKWARI, iNews.id - Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menilai, penanganan Covid-19 termasuk operasi militer selain perang. Prajurit TNI harus terlibat ikut meringankan beban pemerintah daerah yang sedang berupaya memutus mata rantai penularan virus Corona.

"Saat ini pemerintah menghadapi wabah Covid-19. TNI terlibat untuk meringankan serta menurunkan beban Pemerintah dan masyarakat yang ada di Papua Barat," kata Mayjen TNI Cantiasa di Kabupaten Manokwari, Papua, Rabu (18/8/2021).

Pangdam Kasuari mengatakan, telah memerintahkan seluruh jajaran Kodam XVIII/Kasuari baik korem, kodim, batalyon untuk bergerak membantu pemerintah daerah menghentikan pandemi Covid-19. Cara strategis mengatasi masalah pandemi ini dengan memasifkan akselerasi vaksinasi.

"Mungkin hampir setiap hari kita laksanakan vaksinasi baik di jajaran di wilayah kemudian bergabung dengan pemerintah daerah, polda dan instansi yang ada. Semua bersinergi, bersatu memasifkan vaksinasi," ujarnya.

Mayjen TNI Cantiasa juga menyampaikan bahwa data kasus Covid-19 di Papua Barat saat ini paling rendah, yakni 26 kasus (harian). Hal ini menujukkan, semua elemen bangsa bersatu melawan pandemi virus corona.

"Jadi kita paling terendah sehingga ini menandakan berarti kita semua masyarakat, pemda, TNI-Polri dan seluruh komponen bangsa lainnya berusaha menghentikan Covid-19 dan ini sudah kita buktikan," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: