get app
inews
Aa Text
Read Next : Polda Banten Selidiki Kasus Mahasiswa Rekam Dosen di Kamar Mandi Kampus

Pertemuan BEM Nusantara se-Tanah Papua, Bahas Komitmen Merdekakan Pendidikan

Jumat, 03 Desember 2021 - 20:04:00 WIT
Pertemuan BEM Nusantara se-Tanah Papua, Bahas Komitmen Merdekakan Pendidikan
Suasana pertemuan BEM Nusantara se-Tanah Papua di Gedung Suster Maranata, Distrik Waena, Jayapura, Papua, Jumat (3/12/2021). (Foto: ist)

JAYAPURA, iNews.id - BEM Nusantara menggelar temu mahasiswa di Gedung Suster Maranata, Distrik Waena, Jayapura, Papua, Jumat (3/12/2021). Pertemuan ini melahirkan beberapa rekomendasi, salah satunya komitmen memerdekakan pendidikan.

Koordinator Pusat Aliansi BEM Nusantara Eko pratama mengatakan, pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun aspirasi dari berbagai kampus di penjuru Papua.

"Hasil pertemuan ini akan kami jadikan sebagai rekomendasi konstruktif demi kemajuan pendidikan di Tanah Papua," ujar Eko, Jumat (3/12/2021).

Menurutnya dalam pertemuan ini, hadir para mahasiswa dari Sorong, Wamena serta wilayah lainnya di Papua yang juga membawa aspirasi dari daerahnya masing-masing.

"Tentu saja ini sesuatu yang harus kita dorong. Kontribusi pemikiran dari seluruh mahasiswa Papua sangat dibutuhkan dan di sinergikan dengan BEM Nusantara agar bisa diimplementasikan dalam bentuk rekomendasi kebijakan kepada pemerintah atau dalam bentuk aksi nyata lainnya," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, BEM Nusantara juga membagikan 1.000 buku untuk SD Impres Kwimi, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua. BEM Nusantara berjanji akan membangun perpustakaan untuk melengkapi fasilitas belajar di SD Impres Kwimi.

"Harapan kami nanti adik-adik siswa semangat membaca buku untuk kemudian menggapai jutaan harapan dan cita-citanya. Kami pastikan akan benar-benar hadir untuk mewujudkan apa yang telah kami komitmenkan," kata Eko.

Senada disampaikan Ketua BEM Universitas Cenderewasih (Uncen) Yops Itlay. Dia menyampaikan banyak terima kasih karena telah langsung melihat situasi di Papua, terutama isu pendidikan.

"Kami juga telah menyampaikan situasi kemanusiaan di Papua. BEM Nusantara menjadi jembatan agar pemerintah pusat juga benar-benar memperhatikan isu-isu kemanusiaan yang sedang terjadi," ujar Itlay.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut