Polisi Selidiki Pembakaran Logistik Pemilu di Nduga Papua oleh KKB

Antara ยท Rabu, 24 April 2019 - 21:38 WIB
Polisi Selidiki Pembakaran Logistik Pemilu di Nduga Papua oleh KKB
Pembakaran surat suara di Papua. (Foto: Okezone).

WAMENA, iNews.id - Polisi sedang menyelidiki perampasan dan pembakaran logistik Pemilu 2019 yang diduga dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua. Logistik tersebut milik masyarakat di Distrik Meibarok.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Tonny Ananda Swadaya mengatakan, proses penyelidikan masih berlangsung, termasuk modus para pelaku yang diduga anggota KKB.

"Kami masih menyelidiki kejadian di sana, sebab saat kejadian anggota kami tidak tahu karena jarak antara lokasi kejadian agak jauh dengan polsek," kata Tonny kepada wartawan di Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (24/4/2019).

Menurut dia, ada kelompok yang membawa senjata api laras panjang, merampas dan membakar logistik pemilu itu pada 22 April lalu. Mereka juga mengancam petugas penyelenggara pemilu di sana.

Intinya mereka meminta tidak boleh ada pelaksanaan pemilu di Distrik Mebarok. Karena itulah mereka merampas dan membakar logistik pemilu serta berita acara tingkat PPS dan PPD.

Polisi menduga aksi kelompok kriminal bersenjata itu ditunggangi oknum calon peserta pemilu Kabupaten Nduga yang tidak puas dengan jumlah suara yang diperoleh.

"Memang aksi perampasan ini benar, cuma saja jangan sampai kelompok ini ditunggangi elite politik yang kecewa dengan hasil pemilihan yang sudah dilakukan," katanya lagi.

Tonny memastikan sedang dikoordinasikan dengan KPU Nduga terkait langkah selanjutnya atas surat suara warga yang dibakar tersebut.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal