Polisi Tangkap Buron Kelas Wahid Yogor Telenggen

Den Helmi Sajangbati ยท Minggu, 13 Mei 2018 - 03:02 WIB
Polisi Tangkap Buron Kelas Wahid Yogor Telenggen
Pentolan OPM Yogor Telenggen ditangkap dan dibawa ke Jayapura, Sabtu (12/5/2018) pagi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Satuan Tugas Khusus Polri berhasil menangkap pentolan sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) Yogor Telenggen yang telah menjadi buron kelas satu sejak 2016. Yogor diringkus setelah ditembak lutut kanannya karena melawan.

Operasi penangkapan dipimpin Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak. Yogor alias Kartu Kuning Telenggen ditangkap di Kampung Usir, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya pada Sabtu (12/5/2018) pukul 05.00 WIB. “Pelaku terpaksa kami lumpuhkan karena mencoba menembak petugas ketika ditangkap,” kata Herry di Papua.

Yogor merupakan pentolan sayap militer OPM atau kini dikenal sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata yang masuk daftar buronan kelas wahid sejak melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Abepura pada 8 Januari 2016 seusai divonis hukuman seumur hidup.

Berdasarkan video amatir dan beberapa foto Tim Satgasus Polri, Yogor diterbangkan dengan pesawat menuju Jayapura. Kepalanya ditutup kain dengan tangan terborgol. Lutut kanan yang tertembak juga telah dibalut perban yang terlihat masih berdarah. Yogor tampak memegang infus.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita sepucuk pistol hasil rampasan milik Kopassus TNI AD, 5 butir amunisi, 1 telepon genggam.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal (Foto: Okezone)

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menuturkan, Satgasus Polri sebelumnya telah mendapatkan informasi bahwa Yogor berada di Distrik Mulia Puncak Jaya. ”Pagi tadi (Sabtu pagi) tim menggerebek sebuah Honai (rumah khas Papua) yang di dalamnya terdapat tersangka. Petugas melumpuhkan tersangka karena melakukan perlawanan saat ditangkap," ujar Kamal.

Yogor terlibat sejumlah kasus kriminal. Pada 2011 dia menembak anggota Brimob Bripda Eko, Bripda Priyanto dan Bripda Agus Syukur. Tiga polisi itu terluka. Di tahun ini pula Yogor menyergap seorang anggota Brimob dan membunuhnya. Dia berhasil merampas 1 pucuk senjata jenis Arsenal.

Pada 2012 merampas dan menyerang Polsek Pirime dan berhasil merampas 3 senjata api. Selain itu pada 21 Februari 2013, dia terlibat penembakan di Sinak.

Berdasarkan data kepolisian, pada 10 Januari 2013 Yogor terlibat penembakan Bripka Hasan dan seorang anggota TNI hingga kritis. Seorang anggota masyarakat atas nama Haji Ito atau Hadis turut ditembak hingga korban meninggal dunia.

Selain itu Yogor juga diduga kuat melakukan penembakan terhadap anggota TNI atas nama Pratu Sandi pada 12 Februari 2018. Senjata Sandi berhasil dibawa kabur.


Editor : Zen Teguh