Prajurit TNI yang Tertembak di Nduga Ternyata Baru Satu Bulan Bertugas

SM Said ยท Jumat, 27 November 2020 - 13:15:00 WIT
Prajurit TNI yang Tertembak di Nduga Ternyata Baru Satu Bulan Bertugas
Pemberangkatan Prajurit TNI untuk bertugas ke Papua. (Foto: Antara).

NDUGA, iNews.id - Tiga prajurit TNI yang terluka tembak diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua, baru satu bulan bertugas di daerah tersebut. Mereka diberangkatkan dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), 27 Oktober lalu.

Tiga korban ini berasal dari satuan Yonif Raider 700/Wira Yudha Cakti, Kodam XIV Hasanuddin. Mereka sempat baku tembak dengan KKB di Kampung Kendibam, Distrik Paru, Kabupaten Nduga, Kamis (26/11/2020).

Ketiga korban yakni Ketiga korban yakni Serda Abriadi luka tembak di paha, Kopda Subair Purnomo alami luka tembak di pergelangan tangan kanan dan paha kanan, dan Prada Fajar Rosadi mengalami luka tembak di leher sebelah kanan.

Mereka bersama 450 personel pasukan Yonif Raider 700/Wira Yudha Cakti ini ditugaskan ke tanah Papua mulai akhir Oktober 2020. Para pasukan ini diberangkatkan dengan KRI Banda Aceh dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

Setelah tiba di Tanah Papua, pasukan ini masuk didalam Bawah Kendali Operasi (BKO) Kogabwilhan III, membawahi kawasan Indonesia bagian Timur.

Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, membenarkan adanya insiden kontak tembak antara prajurit TNI dengan KKB di Kabupaten Nduga.

"Ketiga anggota ini sedang melaksanakan pembinaan teritorial di wilayah Nduga. Mereka membantu masyarakat menyambut bulan penuh kasih pada Desember mendatang," kata Kolonel Suriastawa saat dikonfirmasi, Kamis malam.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal