Realisasi Belanja APBD Papua Dikawal Langsung Irjen Kemendagri

Andi Mohammad Ikhbal ยท Rabu, 16 September 2020 - 12:20 WIT
Realisasi Belanja APBD Papua Dikawal Langsung Irjen Kemendagri
Irjen Kemendagri dan Stafsus Mendagri menggelar raker di Jayapura. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Irjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tumpak Haposan Simanjuntak menggelar rapat kerja dengan auditor dan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Provinsi Papua. Tujuannya untuk mengawal realisasi belanja APBD daerah tersebut.

Dalam rapat tersebut, Irjen Tumpak melibatkan Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, Kastorius Sinaga. Kegiatan ini berlangsung secara fisik dan daring dengan 15 inspektorat daerah Papua di Kota Jayapura, Selasa (15/09/2020).

Tumpak mengatakan, rapat ini untuk pemetaan dan mitigasi masalah pengelolaan anggaran. Selain itu meningkatkan kapasitas dan kesamaan pandang para auditor dan APIP dalam mengawal realisasi belanja APBD se-Papua.

"Ada tiga sektor penting, yakni kesehatan penanganan Covid-19, program bansos dan pemulihan ekonomi, serta anggaran NPHD Pilkada," kata Tumpak, Selasa kemarin.

Dia berharap, pengawas internal pemerintahan dapat memberi asistensi kepada OPD dan pejabat pembuat komitmen, demi kelancaran belanja APBD sehingga tepat sasaran dengan tata kelola baik.

Menurut Irjen Tumpak H Simanjuntak penyerapan APBD kabupaten se-Papua tergolong masih rendah, rata-rata 38 persen, masih di bawah rata-rata nasional. Karena itu harus dipacu lagi nanti.

"Belanja pemerintah merupakan saah satu andalan untuk pemulihan ekonomi," ujar dia.

Sedangkan terkait dengan anggaran hasil refokusing ke pos belanja tak terduga, kata dia, dapat dimanfaatkan daerah untuk program spesifik seperti penanganan dan pencegahan Covid-19 maupun dampak khas ekonomi yang muncul.

Staf Khusus Mendagri, Kastorius Sinaga, menekankan perlunya fokus asistensi pengawasan di arahkan ke tiga bidang yaitu sektor kesehatan, bansos dan pemulihan ekonomi serta untuk penyelenggaraan pilkada.

"Rakor tersebut menjadi semacam penyegaran sekaligus penyemangat bagi 14 kepala inspektorat kabupaten yang hadir baik secara fisik maupun lewat daring," kata Kastorius.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal