Sadis, Staf KPU Yahukimo Papua Tewas Ditikam OTK usai Diminta Keluarkan KTP

Antara ยท Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:57 WIT
Sadis, Staf KPU Yahukimo Papua Tewas Ditikam OTK usai Diminta Keluarkan KTP
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id - Staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yahukimo diduga dibunuh oleh orang tak dikenal (OTK). Korban bernama Hendrik Johpinski (25), diserang saat dalam perjalanan bersama temannya yang juga staf KPU setempat.

"Hendrik Johpinski dibunuh oleh orang tak dikenal (OTK) saat dalam perjalanan kembali ke Dekai bersama Kenan Mohi (38), menggunakan sepeda motor," kata Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw di Jayapura, Selasa malam (11/8/2020).

Dia menjelaskan, insiden yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIT itu berawal dari saat keduanya baru mengantarkan obat untuk Karolina Pahabol (30), istri Kenan Mohi. Di tengah jalan, keduanya diadang warga yang menanyakan asal korban. OTK itu juga meminta korban mengeluarkan KTP.

Namun saat korban mengeluarkan KTP, dia ditikam dari belakang. Tak lama kemudian, datang seorang warga lagi yang ikut menyerang korban. Korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) akibat luka-luka yang dideritanya. 

Kapolda mengatakan, motif penyerangan dan pembunuhan korban belum diketahui pasti. "Namun, dari keterangan Mohi terungkap para pelaku langsung berjalan ke arah hutan," kata Paulus Waterpauw.

Dari laporan yang diterima, Mohi sempat berupaya membantu korban. Namun, tiba-tiba muncul seorang dari hutan dan kembali menyerang korban.

Saat ini jenazahnya sudah disemayamkan di Masjid Dekai. Dijadwalkan Rabu (12/8/2020), jenazah Hendrik Johpinski dievakusi ke Banyumas, Jawa Tengah untuk dimakamkan.

"Korban saat itu bukan sedang membawa dokumen coklit terkait tahapan pilkada bupati dan wakil bupati di Yahukimo," ujar Kapolda Papua.


Editor : Maria Christina