get app
inews
Aa Text
Read Next : Terdesak Kontak Tembak dengan Aparat Gabungan, KKB Kabur Tinggalkan Markas

Satgas Damai Cartenz Ungkap Peran Meno Kogoya Cs dalam Rentetan Penembakan KKB di Yahukimo

Senin, 02 Maret 2026 - 16:18:00 WIT
Satgas Damai Cartenz Ungkap Peran Meno Kogoya Cs dalam Rentetan Penembakan KKB di Yahukimo
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo. (Foto: Dok Polri)

YAHUKIMO, iNews.id - Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memperdalam penyidikan rangkaian aksi kekerasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dari hasil pengembangan terbaru, aparat mengungkap keterlibatan sejumlah nama dalam berbagai insiden penembakan dan pembunuhan sejak 2023 hingga awal 2026.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo menyampaikan, satu nama yang sebelumnya belum teridentifikasi, yakni Meno Kogoya, kini dipastikan terlibat dalam sejumlah tindak pidana kekerasan.

“Dari hasil pengembangan penyidikan, Meno Kogoya terlibat dalam pembunuhan dua pendulang emas pada 20 September 2025, penembakan mobil Hilux Armor pada 22 September 2025, penembakan Avanza putih pada 29 Desember 2025, serta penembakan pesawat Hercules pada 14 Januari 2026,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Selain Meno Kogoya, tiga nama lain yang sebelumnya telah teridentifikasi juga mengalami perkembangan perkara setelah dilakukan pemeriksaan intensif serta pendalaman alat bukti.

Kotor Payage alias Kotoran Giban, yang penanganan perkaranya telah dilimpahkan ke Polda Papua, diduga terlibat dalam penembakan mobil Strada putih pada Maret 2024, penembakan terhadap Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025, penembakan Avanza putih pada 29 Desember 2025. Selanjutnya penembakan pesawat Hercules di Bandara Nop Goliat Dekai pada 14 Januari 2026, serta penembakan truk boks di Kilometer 7 Logpon pada 30 Januari 2026.

Nama lainnya, Enage Heluka, diduga terlibat dalam pengambilan video pernyataan pascapenembakan pada 12 Februari 2026. Sementara Homi Heluka disebut memiliki dugaan keterlibatan dalam pembakaran mobil polisi di Jalan Statistik pada 2023, pembunuhan di Kali Silet pada 11 Februari 2024, serta penembakan sopir truk di Jalan Logpon pada 12 Februari 2026.

Dalam peristiwa terakhir, korban dilaporkan selamat dan telah mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Polda Papua.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan komitmen aparat untuk menindak tegas setiap pelaku kekerasan bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan.

“Kami berkomitmen untuk menuntaskan setiap kasus kekerasan yang meresahkan masyarakat. Penegakan hukum dilakukan secara profesional, proporsional, dan berbasis bukti, guna memberikan kepastian hukum serta menjamin rasa aman bagi warga,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Adarma Sinaga menyebut aparat juga mendalami aktivitas kelompok yang dikategorikan sebagai kelompok kriminal politik.

“Kelompok ini tidak hanya melakukan kekerasan, tetapi juga menyebarkan narasi dan dokumentasi aksi mereka melalui media sosial. Saat ini kami melakukan profiling secara mendalam dan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat,” ujarnya.

Selain penegakan hukum, aparat terus meningkatkan patroli di titik rawan serta memetakan lokasi yang diduga menjadi basis aktivitas kelompok tersebut. Langkah ini dilakukan guna mencegah eskalasi kekerasan dan menjaga situasi keamanan di Yahukimo dan sekitarnya tetap kondusif.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut