Satgas Terpadu Berhasil Pukul Mundur KKB, 344 Sandera Dievakuasi

Chanry Andrew Suripatty · Jumat, 17 November 2017 - 13:52:00 WIT
Satgas Terpadu Berhasil Pukul Mundur KKB, 344 Sandera Dievakuasi
Proses evakuasi yang dilakukan Satgas di Desa Kimbely, Jumat (17/11/2017) siang. (Foto:iNews/Chandry Andrew Suripatty)

TEMBAGAPURA, iNews.id - Satuan Tugas Terpadu penegakan hukum yang dipimpin Dansat Brimob Polda Papua, Kombes Pol Matias Fachri, berhasil menguasai dua kampung di Banti dan Kimbely, Jumat (17/11/2017) siang.  Sebelumnya, kedua  kampung tersebut dikuasai kelompok bersenjata yang menyandera warga sejak satu bulan lalu.

Kabid Humas Polda Papua, AM Kamal di Tembagapura mengatakan, selain menguasai dua kampung tersebut, tim Satgas Terpadu juga berhasil mengevakuasi warga yang disandera.

"Pada hari Jumat tanggal 17 November 2017 pukul 11.00 WIT, Tim Satgas Terpadu berhasil mengevakuasi masyarakat yang terisolir di Kampung Kimbely Timika dengan menggunakan bus." ungkap Kamal.

Kamal menjelaskan, sebelumnya pada puÄ·ul 09.30 Kampung Kimbely dan Banti sudah bisa dikuasai. Satgas berhasil memukul mundur kelompok kriminal bersenjata yang sebelumnya berada di daerah tersebut.

Pukul 11.00 WIT, Kapolda Papua bersama Asops Kapoĺri, Pangdam XVII/Cen dan beberapa sudah sampai di Kimbely dan Banti. Di sana, Tim Satgas bertemu dengan warga dan selanjutnya melakukan proses evakuasi warga ke Tembagapura.

Kamal, mengatakan, rombongan pertama yang sudah dievakuasi ke Tembagapura telah berhasil sampai. Proses evakuasi sendiri masih terus dilakukan secara bertahap hingga saat ini.

“Sementara, masyarakat asli papua yang lahir dan besar di Kimbely dan Longsoran tidak mau dibawa ke Mimika. Namun mereka meminta perlindungan dari Satgas Terpadu untuk tetap di kampung tersebut sampai situasi kembali aman dan kondusif, Tapi ada juga beberapa warga asli Papua ikut ke Mimika karena keluarganya berada di Mimika,” terang Kamal.

Sementara jumlah masyarakat yang berhasil dievakuasi yaitu sebanyak 344 orang. Dari Kampung Kimbeli warga yang dievakuasi terdiri atas 104 laki-laki, 32 perempuan dan 14 anak-anak.  Sementara dari Kampung Longsoran, warga yang dievakuasi terdiri atas 153 laki-laki, 31 perempuan dan 10 anak-anak.

Editor : Himas Puspito Putra