Tanggapi Hoaks KKB, Polda Papua: Kami Akan Kejar Mereka Meski Medan Terjal

Edy Siswanto ยท Jumat, 29 Mei 2020 - 09:45 WIB
Tanggapi Hoaks KKB, Polda Papua: Kami Akan Kejar Mereka Meski Medan Terjal
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal. (Foto: Antara).

JAYAPURA, iNews.id - Polda Papua memastikan kabar adanya perampasan senjata oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) hoaks. Informasi yang beredar di media sosial (medsos) dinilai hanya provokasi untuk menimbulkan kecemasan dan kepanikan publik.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, meminta warga tak perlu khawatir dengan beredarnya kabar bohong tersebut. Petugas gabungan dari TNI dan Polri akan selalu siaga untuk mengejar KKB di Papua.

"Walaupun anggota di lapangan mengalami hambatan terkait medan yang sulit, tetapi itu bukan menjadi halangan untuk melakukan penegakan hukum kepada kelompok tersebut," ujar Kombes Pol Kamal di Kota Jayapura, Papua, Jumat (29/5/2020).

Kamal menegaskan, KKB pimpinan Egianus Kogoya terus melakukan tindakan provokatif dan menyebarkan berita atau informasi yang menimbulkan kepanikan warga di Papua, khususnya di Kabupaten Nduga.

Dia memastikan, tidak pernah ada laporan terkait perampasan senjata seperti kabar yang sebelumnya beredar di medsos. Kecuali kasus di Pospol 99 Kabupaten Paniai pada Jumat (15/5/2020) lalu disertai penganiayaan seorang anggota polisi.

Selain itu, dia mengatakan, KKB juga sempat melakukan penembakan terhadap warga nonkaryawan di Mile 61 area PT Freeport, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Kamis (21/5/2020).

Kemudian, Jumat (22/5/2020), KKB melakukan penembakan terhadap dua petugas medis di Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya menyebabkan satu petugas medis meninggal. Sedangkan seorang rekannya yang selamat masih dirawat si RSUD Nabire.

Sebelumnya, juru bicara Komnas-TPNPB Sebby Sambom menyatakan, telah melakukan penyerangan terhadap pos TNI-Polri yang ada di Kabupaten Nduga pada 18 - 25 Mei lalu. Mereka merampas senjata dan amunisi petugas gabungan di sana.

"Tidak benar berita di media sosial yang menyatakan amunisi milik TNI-Polri dirampas KKB di Nduga," ujarnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal