Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Sentani, Kapten Joyce Lin Baru 5 Bulan Bergabung di MAF

Edy Siswanto, Herawati ยท Selasa, 12 Mei 2020 - 17:15 WIT
Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Sentani, Kapten Joyce Lin Baru 5 Bulan Bergabung di MAF
Pilot Pesawat Kodiak 100, Kapten Joyce Lin. (Foto: iNews/Edy Siswanto).

SENTANI, iNews.id - Jenazah pilot Pesawat Kodiak 100 yang mengalami kecelakaan di sekitar Bandara Sentani Jayapura, Joyce Lin, dievakuasi ke RS Bhayangkara Papua. Dia satu-satunya korban dalam insiden pesawat jatuh tersebut.

Mendiang Kapten Joyce Lin, tercatat sebagai pilot baru di wilayah Papua yang bergabung dengan Mission Aviation Fellowship (MAF). Belum diketahui riwayat pekerjaan sebelumnya WNA asal Ohio, Amerika Serikat ini namun dia mulai aktif di MAF sejak November 2019.

Jenazah korban ditemukan tim penyelam dari Lanud Silas Papare pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIT. Jasad pilot perempuan ini berada di dalam pesawat dan terikat sabuk pengaman di kedalaman sekitar 12 meter.

"Sempat kami dengar ada Mayday di radio pukul 06.27 WIT, lalu pukul 06.29 WIT pesawat hilang kontak," kata Danlanud Silas Papare, Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso, di Kabupaten Jayapura, Papua Selasa (12/5/2020).

Marsma TNI Tri Bowo juga membantah adanya kabar kalau pesawat sempat meledak saat menyentuh air. Sebab tidak ada tanda-tanda ledakan di bangkai pesawat dan jasad pilot Kapten Joyce Lin.

Terkait penyebab terjadinya kecelakaan tersbeut, Tri mengatakan, masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari black box pesawat oleh Komite Nasional Keselamatan Penerbangan (KNKT).

Sebelumnya Pesawat Kodiak 100 milik Mission Aviation Fellowship (MAF) jatuh di Danau Sentani. Lokasi kecelakaan berada di ujung Bandara Sentani Jayapura


Editor : Andi Mohammad Ikhbal