Tinjau Korban Banjir Jayapura, Mensos Risma Wanti-wanti Wilayah Rawan Bencana

Edy Siswanto ยท Kamis, 13 Januari 2022 - 19:48:00 WIT
Tinjau Korban Banjir Jayapura, Mensos Risma Wanti-wanti Wilayah Rawan Bencana
Mensos Risma di Papua (foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau korban banjir di Jayapura, Papua, Kamis (13/1/2022). Mensos juga menyampaikan bantuan kepada para korban banjir.

Total bantuan yang diberikan sebesar Rp1,3 miliar lebih, 500 paket sembako dan kebutuhan lain berupa makanan maupun perlengkapan lain. Termasuk juga pemberian uang santunan Rp15 juta bagi keluarga korban meninggal dunia akibat tanah longsor.

Risma mengaku akan terus terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memetakan lokasi rawan bencana seperti di kota Jayapura.

"Pemerintah daerah yang lebih tahu wilayahnya yang rawan bencana, sehingga kami meminta maping dilakukan. Agar memudahkan untuk melakukan antisipasi. Karena bulan-bulan ini curah hujan tinggi dan bisa berdampak bencana," kata Risma saat memberikan keterangan pers di Posko Tanggap Bencana Kota Jayapura di GOR Waringin Abepura.

Menurut dia wilayah yang patut diantisipasi adalah pemukiman warga di lereng-lereng bukit dan daerah pinggir sungai, serta laut. Menurutnya, mitigasi bencana perlu dilakukan dan diberikan kepada masyarakat yang berada di wilayah rawan.

"Rumah-rumah warga yang di lereng bukit dan lainnya itu rawan bencana dan korban jiwa, kayak di Sibolga Sumatera Barat, itu sama persis dengan di kota Jayapura ini. Maka pemerintah harus antisipasi,” ujar Risma.

“Mitigasi bencana harus disiapkan dan diberikan kepada mereka. Kearifan lokal bisa dibangkitkan agar kewaspadaan masyarakat takkala situasi bahaya bisa dilakukan," imbuh dia.

Pihaknya juga berencana membangun Lumbung Sosial di Papua. Lumbung Sosial adalah tempat atau gudang penampungan barang-barang untuk bantuan sosial bagi korban bencana. 

Dikatakan Risma, pihaknya agak kerepotan jika harus mengirimkan barang-barang bantuan social dari Pulau Jawa.

"Sehingga dengan Lumbung Sosial itu, harapannya bantuan bisa cepat tersalurkan," kata Risma.

Terakhir, Risma meminta warga untuk tetap siaga. Meski puncak curah hujan di Indonesia pada Januari, namun menurut prediksi BMKG, potensi kerawanan masih terus terjadi sampai Bulan Maret 2023.

"Harus hati-hati. Kalau tinggal di lokasi rawan bencana agar kalau hujan turun bisa siaga dan cari lokasi aman," pungkasnya.

Editor : Reza Fajri

Bagikan Artikel: