Tokoh Masyarakat Papua Ramai-Ramai Dukung Kelanjutan Otsus

Nani Suherni ยท Rabu, 13 Januari 2021 - 14:33:00 WIT
Tokoh Masyarakat Papua Ramai-Ramai Dukung Kelanjutan Otsus
Para kepala suku, tokoh pemuda, dan tokoh agama itu menyampaikan dukungannya saat menggelar aksi damai di Kantor Otonom Wenehule Huby Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Senin (11/1/2021). (Foto: Istimewa)

PAPUA, iNews.id - Para tokoh masyarakat Papua ramai-ramai mendukung kelanjutan otonomi khusus (otsus) di Tanah Papua. Para kepala suku, tokoh pemuda, dan tokoh agama itu menyampaikan dukungannya saat menggelar aksi damai di Kantor Otonom Wenehule Huby Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Senin (11/1/2021).

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan aspirasinya terkait kelanjutan otsus. Puluhan tokoh masyarakat ini juga menyampaikan surat pernyataan sikap yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya agar otsus yang telah berjalan selama 20 tahun tetap dilanjutkan di Tanah Papua.

Salah satunya, tokoh veteran Jayawijaya, Alex Doga. Mewakili masyarakat, dia menyampaikan dukungannya atas pelaksanaan otsus di Tanah Papua. Menurutnya otsus telah memberikan banyak manfaat dalam pembangunan di segala bidang di Papua. 

"Hari ini kami tokoh masyarakat, agama, pejuang, perintis, tokoh pemuda, kaum perempuan, kami hadir di kantor bupati untuk menyampaikan aspirasi bahwa kami semua dukung Otsus,” ucapnya kepada wartawan.

Alex Doga mengakui, ada pihak-pihak yang menolak otsus dilanjutkan di Papua. Namun, bagi mereka, otsus masih perlu dilanjutkan. 

"Ada yang mau menolak otsus, tetapi saya mewakili elemen masyarakat, saya menerima pembangunan ini. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah atas pembangunan, terima kasih kepada bupati, gubernur sampai bapak presiden," ujarnya.

Aksi damai yang berlangsung satu jam ini dipimpin oleh Carlos Huby dari Lembaga Masyarakat Adat (LMA), Sili Gombo dari Barisan Merah Putih (BMP), Alek Silo Karno Doga dari Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera). Selain itu, Hengky Heselo dari perwakilan kepala Suku Besar Distrik Kurima, Arnold Haselo mewakili tokoh pemuda dan Aser Huby mewakili tokoh agama. 

Editor : Maria Christina