"Adanya oknum TNI yang melakukan kesalahan tentu kami tidak tutupi. Namun akan diproses karena perbuatan ini (menjual amunisi dan senjata ke KKB) sangat tidak bisa diterima," kata Danrem 172/PWY.
Mantan Ass Ops Kodam XVII Cenderawasih menyatakan, menjual amunisi dan senjata ke KKB adalah perbuatan biadab. Sebab, peluru dan senjata yang dijual ke KKB akan digunakan untuk membunuh teman sendiri.
"Ini (menjual senjata dan amunisi ke KKB) sangat biadab. Mereka jual dan digunakan untuk membunuh teman-temannya. ini kelakuan yang sangat biadab. Pencegahan kami lakukan," ujarnya.
Jo Sembiring menuturkan, upaya pencegahan di Bandara Sentani dilakukan dengan perkuatan personel pengamanan. "Bandara kami perkuat karena ini (peluru dan senjata) banyak dikirim ke atas (wilayah pegunungan Papua). Kalaupun ada yang tertangkap itu adalah bagian dari upaya kami. Selain itu juga pos-pos TNI yang lain juga terus akan diberikan konseling internal kita lakukan," tutur JO Sembiring.
Editor : Agus Warsudi
amunisi amunisi senjata amunisi senjata api penjualan amunisi penjual amunisi senjata pemasok amunisi ke kksb Tas Berisi Amunisi kkb papua Anggota KKB Papua
Artikel Terkait