Sekelompok warga yang sedang asyik bermain judi dekat Polres Nduga digerebek polisi. (Humas Polda Papua)
Donald Karouw

KENYAM, iNews.id - Sebanyak 18 warga diamankan saat kedapatan asyik bermain judi di dekat Mapores Nduga. Mereka terjaring dalam penggerebekan yang dipimpin langsung Kapolres Nduga AKBP Rio Alexander Panelewen, Rabu (28/9/2022) malam.

Kapolres mengatakan, penindakan ini merupakan komitmen Polri dalam memberantas segala bentuk penyakit masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Nduga, Papua.

“Sejak saya menjabat 8 Juli lalu sebagai Kapolres Nduga, saya berkomitmen untuk memberantas segala bentuk penyakit masyarakat, seperti perjudian dan miras," ujar Kapolres, Kamis (29/9/2022).

Menurutnya, penyakit masyarakat ini dapat berpengaruh buruk pada situasi kamtibmas di Nduga.

"Ini kami lakukan sebagai wujud nyata mendukung program pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia,” katanya.

Sebelumnya pada siang hari, sekelompok masyarakat berdemo menuntut polisi melegalkan perjudian. Kapolres menanggapi tuntutan beberapa oknum masyarakat yang belakangan diketahui merupakan salah satu bandar judi togel besar di Nduga dengan memberi peringatan keras agar jangan coba-coba berani membuka kembali perjudian di Tanah Nduga.

Tidak butuh waktu lama, malam harinya sekelompok masyarakat tertangkap tangan personel polres Nduga saat asyik berjudi di sebuah tempat penyewaan meja billiard tidak jauh dari Mapolres Nduga.

Mengetahui hal tersebut, Kapolres Nduga menegaskan pada para pelaku agar mendapat tindakan tegas serta diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Sudah saya peringatkan berulang kali, masih saja ada yang berani coba-coba. Sampai kapan kalian mau begini? berjudi. Kapan kita akan berhasil membangun Nduga ini? Sudah saatnya kita membuka pikiran, berpikir cerdas, kalian harus diberikan efek jera, diproses hukum yang berlaku. Ini juga menjadi peringatan keras bagi orang-orang di luar sana yang masih suka berjudi,” kata Kapolres pada para pelaku.

Barang bukti yang diamankan dari para pelaku judi berupa kartu remi, uang tunai dan lainnya. Saat ini pelaku telah dibawa ke Mapolres untuk proses hukum lebih lanjut.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT