TNI-Polri bersama-sama membersihkan kawasan yang dibakar massa saat kerusuhan di Dogiyai, Sabtu (12/11). (ANTARA/HO/Humas Polda Papua)
Antara

JAYAPURA, iNews.id - Personel gabungan TNI-Polri bekerja bakti membersihkan puing-puing bekas kebakaran Pasar Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah. Kerusakan ini ditimbulkan saat terjadinya kerusuhan yang berujung pembakaran oleh massa.

Wakapolres Dogiyai AKP Michael L Ayomi yang memimpin jalannya kegiatan berharap dengan pembersihan ini maka pemulihan ekonomi masyarakat dapat cepat teratasi mengingat saat ini sudah memasuki masa persiapan Natal dan Tahun Baru 2023. Kegiatan bersih-bersih diikuti juga anggota Polres Dogiyai, Satgas Damai Cartenz dan aparat TNI dibantu masyarakat.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal mengatakan, saat ini secara berangsur situasi kamtibmas di Dogiyai kembali kondusif.

"Untuk memberikan rasa aman, aparat keamanan masih bersiaga agar kamtibmas makin kondusif," kata Kamal, Jumat (18/11/2022).

Diketahui kerusuhan di Dogiyai diawali kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Noldi Goo, bocah berusia 5 tahun di Kampung Ikebo, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Sabtu (12/11/2022).

Akibat kerusuhan ini, 121 bangunan ludes terbakar termasuk enam kantor milik Pemda Dogiyai. Kemudian ada 20 motor, dua truk dan satu ekskavator yang juga dibakar.

Sementara untuk korban jiwa dan luka-luka tercatat seorang eninggal dunia atas nama Iqbal (29), tiga terluka dan empat anggota Polri terkena panah. Kerusuhan ini juga memaksa 465 orang mengungsi ke berbagai tempat termasuk ke Nabire.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT