Warga Lanny Jaya, Papua meratapi lahan kebun mereka yang rusak akibat fenomena embun beku. (ANTARA/ Humas BPBD Papua)

​​Kondisi cuaca ekstrem sejak Juni 2022 melanda sebagian wilayah Kabupaten Lanny Jaya. Ini diawali dengan fenomena embun beku dan hujan es. 

BPBD Papua menginformasikan kondisi tersebut menyebabkan gagal panen yang selanjutnya diperburuk dengan kekeringan. Saat ini Pemkab Lanny Jaya telah menetapkan status tanggap darurat dari 24 Juli hingga 30 Agustus 2022 dan membentuk Posko Penanganan Darurat Bencana Alam Embun Beku dan Hujan Es.

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memperkirakan kondisi cuaca ekstrem dapat berlangsung selama lima bulan berdasarkan fenomena serupa yang terjadi pada 2016. Fenomena ini dilaporkan berdampak pada Distrik Kuyawage, yang meliputi Kampung Luarem, Jugu Nomba, Uwome dan Tumbubur.

BPBD Provinsi Papua mengidentifikasi sebanyak 548 keluarga terdiri atas 2.740 jiwa berpotensi terdampak kekeringan di wilayah tersebut dan 56 hektare lahan perkebunan rusak akibat cuaca ekstrem.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network