INTAN JAYA, iNews.id - Identitas anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang ditangkap Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, akhirnya terungkap. Pelaku berinisial EK (18) anak buah pimpinan KKB Kodap VIII Intan Jaya, Apen Kobogau, yang terlibat dalam sejumlah aksi teror bersenjata sejak 2021.
Penangkapan anggota KKB ini dilakukan personel Satgas Operasi Damai Cartenz saat patroli jalan kaki di kawasan Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIT.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Yusuf Sutejo, mengatakan EK diamankan bersama sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen yang diduga berkaitan dengan kelompok tersebut, uang tunai, serta dua unit telepon genggam yang saat ini masih dalam proses analisis forensik dan pendalaman," kata Kombes Yusuf Sutejo, Minggu (31/5/2026).
Berdasarkan hasil penyidikan awal, EK diduga memiliki keterlibatan dalam berbagai aksi gangguan keamanan yang terjadi di Intan Jaya selama beberapa tahun terakhir.
Satgas Operasi Damai Cartenz mencatat pada 29 Oktober 2021, EK diduga ikut dalam aksi pembakaran barak bandara dan mobil tangki air di kawasan Bandara Bilogai. Pada tahun yang sama, dia juga disebut terlibat dalam pembakaran perumahan milik Pemerintah Kabupaten Intan Jaya.
Selain itu, EK diduga terlibat dalam penembakan terhadap Pos Pantau Tindak Tower pada 22 Februari 2025. Namanya juga muncul dalam penyelidikan kasus penembakan yang menewaskan warga bernama Joni Hendra pada 25 Juni 2025. Kasus tersebut tercatat dalam laporan polisi LP/A/08/VII/2025/Polres Intan Jaya.
Tak hanya itu, penyidik juga mendalami dugaan keterlibatan EK dalam aksi penembakan pesawat Caravan PK-RVV di sekitar Bandara Bilogai pada 31 Januari 2026.
Hasil pendalaman sementara menunjukkan EK diduga merupakan bagian dari KKB Kodap VIII Intan Jaya yang dipimpin Apen Kobogau.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Faizal Ramadhani, menegaskan penangkapan tersebut merupakan bagian dari upaya aparat menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.
"Ini merupakan langkah yang sangat baik dengan mengamankan salah satu orang yang diduga aktif dalam melakukan aksi teror di Kabupaten Intan Jaya. Setiap informasi yang diperoleh akan didalami secara profesional. Kami mengedepankan proses penegakan hukum yang terukur, akuntabel, dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia," kata jenderal bintang dua tersebut.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Adarma Sinaga, memastikan seluruh proses hukum dilakukan secara profesional dan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi," ucapnya.
Saat ini, EK masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satgas Operasi Damai Cartenz. Aparat juga terus mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi-aksi lain serta menelusuri jaringan kelompok yang diduga masih aktif di wilayah Intan Jaya.
Editor : Donald Karouw
Satgas Operasi Damai Cartenz anggota kkb kelompok kriminal bersenjata Kabupaten Intan Jaya Papua Tengah
Artikel Terkait