“Sudah dimulai dari kami Provinsi Papua Tengah. Kemudian untuk pembiayaannya dengan KPU dan persiapan-persiapan lainnya terus kami lakukan sosialisasi di tingkat masyarakat,” katanya.
Ribka menegaskan, pemilu merupakan agenda negara yang wajib dan harus dilaksanakan sehingga masalah keamanan di Papua tidak boleh sampai mengganggu pesta demokrasi tersebut.
“Saya pikir potensi-potensi itu akan diminimalisasi. Ada pihak keamanan,” ucapnya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait