SUGAPA, iNews.id - Polisi memastikan kondisi di wilayah Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, sudah kondusif. Informasi yang menyebut adanya pengungsi karena teror kelompok kriminal bersenjata (KKB) dipastikan hoaks.
Kapolsek Sugapa, Ipda Engel Mayor menyebut, masyarkat di lokasi tersebut sudah kembali beraktivitas normal selama satu bulan terakhir.
"Warga sudah beraktivitas dengan aman, lancar dan tanpa gangguan," kata Ipda Engel Mayor di Kota Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Senin (29/3/2021).
Bukan hanya itu, anak-anak di wilayah tersebut sudah mulai bersekolah dengan menerapkan protokol kesehatan. Warga tak khawatir, karena situasi sudah kondusif.
Dia membantah adanya kabar warga yang mengungsi. Kalau ada insiden kontak senjata antara personel gabungan TNI-Polri dengan KKB, warga langsung diarahkan mengamankan diri di Gereja Katolik Paroki Santo Micahel Bilogai.
"Warga mengamankan diri ke gereja karena rasa takut, bukan mengungsi. Kalau dikatakan mereka mengungsi, saya rasa itu tidak benar," ujarnya.
Menurut dia, tidak sampai eksodus ke luar daerah dalam skala besar dari Kabupaten Intan Jaya ke daerah sekitar seperti Kabupaten Nabire dan Timika.
"Mereka hanya tiga hari di gereja, sesudah itu mereka semua pulang ke kampung halamannya. Jadi, berita yang ada di luar sana terlalu dibesar-besarkan," ujarnya.
Kapolsek Sugapa mengingatkan semua pihak agar tidak membuat berita bohong alias hoaks tentang keadaan dan kondisi masyarakat di Intan Jaya.
"Kami-kami ini yang hampir setiap hari selalu ada bersama-sama dengan masyarakat di Intan Jaya. Kami mengetahui betul keadaan masyarakat," katanya.
Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait