Korban Bukan Anggota Intelijen
Pihak kepolisian juga membantah tegas propaganda dan tuduhan KKB yang menyebut korban merupakan bagian dari anggota intelijen aparat keamanan.
Kombes Pol Yusuf Sutejo memastikan bahwa berita tersebut adalah bohong (hoaks). Korban AS murni merupakan warga sipil yang telah menekuni profesinya sebagai sopir lajuran di rute Wamena–Mbua selama kurang lebih 13 tahun.
Peristiwa tersebut terjadi ketika korban AS berangkat dari Ilekma menuju Mbua dengan membawa bahan kebutuhan pokok dan sembilan orang penumpang. Sekitar pukul 08.30 WIT, rombongan diduga mengalami pengadangan oleh kelompok bersenjata di kawasan Habema.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait