Seusai olah TKP, kedua ambulans dikawal menuju RSUD Dekai untuk memastikan keamanan layanan kesehatan tetap terjaga.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani, menegaskan aparat tidak akan mentoleransi ancaman terhadap fasilitas publik.
“Fasilitas kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Kami tidak akan mentoleransi segala bentuk ancaman terhadap layanan publik, apalagi yang menyangkut keselamatan warga. Penanganan dilakukan secara tegas dan terukur sesuai hukum,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menambahkan respons cepat menjadi kunci mencegah eskalasi.
“Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak. Ambulans kami amankan, barang bukti disita dan saksi diperiksa. Langkah cepat ini penting agar pelayanan kesehatan tidak terganggu dan masyarakat tidak diliputi ketakutan,” katanya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku percobaan pembakaran ambulans Puskesmas Aplim. Aparat berharap stabilitas keamanan di Dekai tetap terjaga sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat berjalan tanpa gangguan.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait