Ilustrasi, kontan tembak aparat dengan KKB atau dikenal OPM di Papua. (Foto: Kogabwilhan III).

Selain itu, ditemukan perangkat komunikasi berupa 12 handphone (HP), lima handy talky (HT), uang tunai sebesar Rp79.900.000.

Aparat juga menemukan dua HP yang diduga berkaitan dengan aksi kekerasan sebelumnya. Salah satunya diduga milik anggota Brimob Batalion C yang gugur dalam penyerangan tahun lalu, sementara satu lainnya diduga milik petugas keamanan dalam kasus pembakaran pos pengamanan PT Kristalin di Nabire beberapa pekan lalu.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Faizal Ramadhani mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpengaruh informasi yang belum resmi. Aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap siapapun yang berupaya membuat kekacauan dan mengganggu stabilitas keamanan. Penegakan hukum ini semata-mata untuk melindungi masyarakat dan menjaga ketertiban,” ucap Brigjen Faizal.

Hingga kini, aparat gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan situasi aman sekaligus memburu anggota kelompok bersenjata yang melarikan diri. Operasi penegakan hukum disebut akan terus dilakukan secara terukur dan profesional demi menjaga stabilitas keamanan di Papua.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network