Ilustrasi aparat gabungan TNI-Polri menyita ratusan amunisi dan uang tunai usai menguasai markas KKB di Nabire. (Foto: Istimewa)

Dua unit telepon genggam yang ditemukan juga menjadi perhatian khusus. Satu di antaranya diduga milik anggota Brimob Batalion C yang gugur dalam penyerangan tahun lalu, sementara satu lainnya diduga milik petugas keamanan dalam peristiwa pembakaran pos pengamanan PT Kristalin di Nabire beberapa pekan lalu.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Brigjen Faizal Ramadhani mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpengaruh informasi yang belum resmi. Aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap siapapun yang berupaya membuat kekacauan dan mengganggu stabilitas keamanan. Penegakan hukum ini semata-mata untuk melindungi masyarakat dan menjaga ketertiban,” katanya.

Saat ini, aparat gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan situasi aman serta memburu para pelaku yang melarikan diri. Operasi penegakan hukum ditegaskan akan terus dilakukan secara terukur dan profesional demi menjaga stabilitas keamanan di Papua.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network