Belasan warga Kiwirok yang akhirnya pulang ke kampung halaman setelah mengungsi beberapa tahun di Oksibil, Pegunungan Bintang. (Foto : iNews/Edy Siswanto)
Edy Siswanto

JAYAPURA, iNews.id - Sebanyak 18 masyarakat Distrik Kiwirok pulang kembali ke kampung halamannya. Mereka selama ini mengungsi di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang akibat teror kelompok kriminal bersenjata (KKB) sejak beberapa tahun lalu.

Belasan warga pengungsi ini dikawal aparat TNI Polri dengan berjalan kaki yang memakan sehari lebih. Mereka bergerak dari Oksibil menuju Kampung Pomdim, Pegunungan Bintang.

Pantauan iNews, kedatangan masyarakat ini disambut langsung pasukan gabungan di pintu masuk Kampung Pomdim. Selanjutnya secara bersama-sama menuju runway Bandara Utama Kiwirok untuk santap makan bersama sekaligus ucap syukur perjalanan berjalan aman dan lancar.

Danrem 172 PWY Brigjen TNI JO Sembiring mengatakan, masyarakat pengungsi ini akhirnya bisa kembali ke Kiwirok.

"Semua ini kerja sama TNI-Polri, pemerintah setempat dan Departemen Perhubungan. Daerah Kiwirok sudah bisa kami amankan sehingga kini mudah untuk logistik," ujarnya.

Menurutnya, para warga nantinya akan tinggal di bekas perumahan guru di Kiwirok yang masih utuh, sedangkan bangunan sekolahnya sudah ludes terbakar.

"Nanti kita bersama kembali membangun Kiwirok. Namun memang membangun Kiwirok ini tak cukup dengan APBD sehingga butuh dari pihak lainnya," kata Danrem.

Setelah 18 pengungsi tersebut, gelombang pengungsi selanjutnya diperkirakan mencapai ratusan masyarakat yang akan kembali ke kampung halaman di Kiwirok.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT